Ceuta Spanyol Memanas, Warga dan Migran Maroko Bentrok
Krisis migrasi di Ceuta memicu bentrokan warga dengan migran asal Maroko. Polisi dikerahkan, sementara ketegangan terus meningkat.
Reza Artamevia dalam giat rilis di Polda Metro Jaya pada Minggu (6/9/2020). /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Artis Reza Artamevia mengungkapkan penyesalannya setelah ditangkap polisi lantaran kedapatan memiliki narkotika jenis sabu. Ia pun meminta maaf pada kedua putrinya, Aaliyah dan Zahwa Massaid usai tertangkap sabu.
Pernyataan itu Reza sampaikan saat diperkenalkan sebagai tersangka kasus narkoba dalam giat rilis, Minggu (6/9/2020). “Izinkan saya, Reza Artamevia, pada kesempatan kali ini untuk menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada anak-anak saya, Zahwa dan Aaliyah,” ujarnya.
Baca juga: Umi Pipik 3 Tahun Rahasiakan Penyakit, Begini Reaksi Anak-anaknya setelah Tahu
Reza juga meminta maaf pada keluarga dan pihak-pihak yang kecewa dengan perbuatannya.
“Kepada orang tua, adik-adik, keluarga besar, sahabat dan pastinya untuk semua pihak yang sudah mendukung perjalanan karier saya. Saya mohon maaf lahir batin atas apa yang sudah saya perbuat,” kata sang penyanyi.
Reza Artamevia ditangkap di kawasan Jatinegara, Jakarta pada 4 September 2020. Dari tangan Reza, polisi mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 0,78 gram.
Baca juga: Reza Artamevia Sudah 4 Bulan Konsumsi Sabu-sabu
Kepada polisi, Reza mengaku mengkonsumsi sabu untuk mengisi kekosongan waktu imbas pandemi Covid-19. Sudah sejak 4 bulan lalu Reza mulai akrab dengan zat adiktif.
Reza Artamevia ditetapkan sebagai tersangka usai hasil tes urine-nya dinyatakan positif amfetamin. Reza dikenakan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Konsumsi Sabu, Reza Artamevia Minta Maaf ke Aaliyah Massaid
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Krisis migrasi di Ceuta memicu bentrokan warga dengan migran asal Maroko. Polisi dikerahkan, sementara ketegangan terus meningkat.
Anak muda China kini nekat berbagi ranjang dengan orang asing demi menekan biaya sewa. Gaji stagnan dan ancaman PHK memaksa mereka bertahan. Simak kisah lengkap
Dekan Fakultas Psikologi UGM mengajak remaja tidak malu mencari bantuan profesional saat mengalami masalah kesehatan mental.
Survei Vero dan Kadence menunjukkan kepercayaan pada bank digital tertinggi di ASEAN, namun kebocoran data tetap menjadi kekhawatiran utama.
Retno Marsudi menyebut perubahan iklim memperparah krisis air dunia dan mendorong kolaborasi untuk mempercepat pencapaian SDGs 2030.
Satlantas Polres Bantul membuka layanan SIM Keliling dan Samsat Keliling di Bantul Creative Expo 2026 pada 1 dan 8 Agustus malam.