IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
065
Suradipa memilih bersenjatakan gobang besar. Wajahnya pucat dan matanya merah magenta. Ia mengambil keputusan bulat: Damar harus mati di tangannya! Atau sampyuh.
Panembahan Senopati bersama para perwira menyaksikan pertandingan di atas panggung kehormatan. Sesudah gusti prabu mengangkat tangan kanannya, bende dipukul tiga kali, Demang Suradipa dan Damar saling berhadapan. Suradipa menggenggam gobang dengan sikap bengis, matanya memandangi musuhnya penuh kebencian. Sedangkan Damar santai, malah tersenyum simpul.
Tanpa peringatan apapun Suradipa menggereng sembari membabatkan senjata sepenuh tenaga, namun dengan sigap Damar mengelak. Gobang menyambar lewat di atas kepalanya. Para penonton berteriak-teriak kesetanan. Mereka khawatir Damar terpenggal lehernya.
Suradipa bagaimanapun adalah prajurit terlatih bahkan senopati yang dihormati. Begitu senjatanya tidak mengenai sasaran, gobang besar itu diayun balik menyerang kaki Damar secara tidak dinyana-nyana. Namun dengan gerakan indah, Damar melompat tangkas sehingga gobang berkesiur di bawah kakinya. Suradipa yang melihat dua kali serangan selalu luput menjadi marah sekali. Ia memutar senjata berat itu bagai kitiran. Sinar golok menggeridip ditimpa matahari pagi, seolah berubah menjadi belasan batang yang menyambar ke lambung, dada serta kepala Damar dengan serangan mematikan.
Ratusan jurus berlalu. Damar merasa cukup mempermainkan lawannya. Kini tombaknya digerakkan pelan tapi mapan. Pusaka Kanjeng Kiai Garuda Yaksa itu seperti memiliki “mata” sehingga ke arah mana saja gobang menyerang selalu dapat ditangkis. Tidak hanya mengelak, Damar ganti membalas dengan serangan-serangan dahsyat. Gerakannya teratur, tidak membabi buta, dan sesungguhnya kalau dikehendaki Damar dapat merobohkan Suradipa dengan mudah.
Ada dua hal mengapa Damar tidak segera menjatuhkan musuhnya. Pertama, Damar tetap anak muda yang seberapapun tipisnya tetap ada niatan pamer kasekten. Ia melakukan gerakan tangkas dan indah dipandang sehingga berkali-kali kawula Tembayat bersorak-sorai. Selain itu, Damar ingin “déjà vu” dengan menusukkan tombaknya ke ulu hati lawannya sebagaimana dulu Suradipa melakukan hal itu terhadap Begawan Sempani. Demang ini maklum keinginan Damar, maka keringat dingin membasahi wajahnya yang beringas, dan ia mati-matian menjaga dadanya dari serangan tombak.
Pada suatu saat dengan amarah menggelegak Suradipa menebaskan gobangnya ke leher lawannya. Damar menghindar dengan gesit, tapi kemudian golok berbalik arah menuju perutnya. Ini kesempatan yang dinanti-nanti Damar dengan sabar. Ia melompat ke kiri, dan secepat kilat kakinya menendang pergelangan tangan Suradipa dengan keras. Tidak dapat dicegah lagi gobang terlempar dari genggaman Suradipa.
Demang Tembayat itu terbelalak ketakutan melihat betapa ujung tombak pusaka Kanjeng Kiai Garuda Yaksa meluncur tanpa mampu dicegah atau dihindarkan menuju ulu hatinya, dan, ia berteriak ngeri saat pusaka ngedab-edabi itu menembus dadanya. Dengan kedua tangan seperti cengkeraman harimau, Suradipa terlentang. Gagang tombak Kanjeng Kiai Garuda Yaksa tepat di tengah-tengah ulu hati dengan landean masih menggetar saking kuatnya tusukan Damar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.