Cahya Supriadi Perkuat Timnas Indonesia, PSIM Jogja Dukung Penuh
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Sosok Melani dalam sebuah video Youtube. /@Youtube.
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang penjual dawet menjadi viral di media sosial. Selain karena rasa dawet yang dijualnya enak, sosok penjual yang cantik membuat warungnya laris manis.
Dia adalah Melani, penjual dawet ireng yang menjajakan dagangannya di kawasan Jalan Nasional III, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah. Sosok Melani ini telah banyak diunggah videonya dalam beraktivitas jualan di warungnya oleh para youtuber.
Salah satunya diunggah oleh akun Youtube Awirachma yang memiliki 107.000 subscriber. Ia mereview menu es dawet hitam itu sekaligus berbincang dengan Melani. Video itu dikomentari 1.300 warganet yang rata-rata memuji kecantikan Melani.
BACA JUGA : Viral Bakul Gorengan Cah Ayu di Jl. Kaliurang Terus
“Cewe sebersih itu dan secantik itu… dia masih mau jualan dawet… salut gw [saya],” tulis pemilik akun Anjas Yanuar Pratama di kolom komentar.
“Salut udah cantik, cari yg halal lagi. Salut untuk dek Melani,” tulis netizen dengan akun Taufiq Eerikh Sans.
Dalam sehari Melani mampu menghabiskan tiga toples dawet ireng atau menjadi sekitar 150 porsi es dawet. Di dalam video tersebut Melani menjelaskan keluarganya telah berjualan es dawet sekitar 10 tahun. Banyak pembeli sebagian besar didominasi pria yang mengantre dan rela berlama-lama di warung tersebut.
BACA JUGA : Pengakuan Bakul Angkringan Cantik: Saya Enggak Suka
Selain itu pemilik akun youtube ArieKebumen juga mengunggah es dawet Melani yang dikomentari 749 netizen. Beberapa netizen menyampaikan bahwa dawet yang dijual Melani memang tergolong enak.
“Dawetnya manis, sya pernah mampir kesitu,” tulis Rania Putri Delisha di kolom komentar akun Youtube ArieKebumen.
Di kawasan Jalan Nasional Purworejo tersebut ada beberapa warung dawet dengan nama Melani yang merupakan milik keluarga Melani.
“Sehari bisa sampai 300 [Rp300.000] sampai 400 [Rp400.000],” ujarnya.
Dalam video tersebut Melani mengakui ada beberapa orang yang mengoda saat berjualan, namun ia menanggapinya secara bijak dan menganggapnya sebagai hal biasa. “Sudah biasa [ada yang menggoda],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.