Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Poster ucapan duka cita dari Hasto Kristiyanto untuk Ashraf Sinclair. /Ist- Twitter/@66Hasto
Harianjogja.com, JOGJA -- Meninggalnya artis Ashraf Sinclair, Selasa (18/2/2020) pagi mengagetkan publik. Ucapan duka pun mengalir untuk suami Bunga Citra Lestari (BCL) yang meninggal dunia diduga karena serangan jantung itu.
Tak hanya para selebritas dan musikus yang menyampaikan duka cita, kalangan politikus pun menyampaikan rasa duka. Salah satu ucapan duka datang dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Dia menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ashraf Sinclair melalui unggahan di akun Twitter.
"Kami di PDI Perjuangan meyakini, politik menjadi menarik dan mempersatukan jika ditempuh lewat jalan budaya. Hari ini kita kehilangan pelaku jalan budaya. Saya mengucapkan turut berduka yang mendalam," kicau pengguna akun @66Hasto, Selasa (18/2/2020).
Namun unggahan berupa gambar tersebut justru memantik kritik netizen. Banyak netizen menilai unggahan Hasto tidak tepat dalam menyampaikan ungkapan duka cita untuk orang yang telah meninggal dunia.
Pasalnya, gambar di akun Hasto itu tak hanya memuat foto Ashraf Sinclair, tapi juga foto Hasto. Foto Ashraf dalam poster itu ditampilkan dalam format hitam-putih, sedangkan foto Hasto ditampilkan berwarna.
Hal lain yang menjadi sorotan adalah posisi foto Hasto yang berada di depan foto Ashraf. Bahkan ukuran foto Hasto juga lebih besar daripada foto Ashraf.
"Duka cita mendalam atas meninggalnya Ashraf Sinclair. Semoga almarhum Husnul Khatimah, dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan," bunyi tulisan dalam poster itu.
Kami di PDI Perjuangan meyakini, politik menjadi menarik dan mempersatukan jika ditempuh lewat jalan budaya. Hari ini kita kehilangan pelaku jalan budaya. Saya mengucapkan turut berduka yang mendalam. pic.twitter.com/jGfyI6jHfK
— Ir Hasto Kristiyanto MM (@66Hasto) February 18, 2020
Netizen pun ramai-ramai me-reply unggahan di akun Hasto itu dengan kritik pedas. Bahkan ada netizen yang meminta foto Hasto di-blur.
"Mohon maaf agar tdk menambah duka yg mendalam tolong foto yg di depan di blur," kicau pengguna akun @nitarose38.
"Raimu minggir C*k, bukannya bikin sedih malah bikin ngakak!" kicau pengguna akun @MartoArt.
"Ucapan duka biasanya menampilkan foto almarhum, tapi ini kok mirip2 pemilu legislatif ya?" sindir pengguna akun @DYS_yes.
"Astaghfirullah.. Kalo mau bela sungkawa Yo Photo almarhum ajj to pak..Iki Yg mau di kenang dadine sopo to???" kritik pengguna akun @sopian333351.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.