Medvedev: AS Harus Berunding, Bukan Unjuk Kekuatan di Iran
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Didi Kempot saat tampil memenuhi kerinduan Sobat Ambyar di Lapangan Desa Ngawu, Kecamatan Playen, Senin (30/9/2019) malam./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SOLO — Nama Didi Kempot melambung karena lagu-lagunya yang bertema patah hati. Bahkan, penggemarnya kerap kali disapa dengan sebutan Sobat Ambyar. Hal itu tak lepas dari salah satu lagu milik Didi Kempot berjudul Ambyar.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "ambyar" bermakna bercerai-berai; berpisah-pisah; tidak terkonsentrasi lagi. Sedangkan lagu milik Didi Kempot tersebut mengisahkan tentang hancurnya hati saat dikhianati seorang kekasih.
Lagu Ambyar juga menceritakan kebingungan seseorang setelah janjinya dikhianati sang pujaan hati. Akibatnya, orang tersebut seperti tersesat dan hidup tanpa arah dan tujuan.
Inilah arti lirik lagu Ambyar milik Didi Kempot:
Wis kebacut ambyar remuk sing ning ati
[Sudah terlanjur hancur lebih yang ada di hati]
Apa ngene iki sing jenenge korban janji?
[Apa begini yang namanya korban janji?]
Wis ambyar aku kudu kepiye?
[Sudah hancur ku harus bagaimana?]
Metu ngendi supaya ketemu kowe?
[Lewat mana agar ku bertemu denganmu?]
Wis kebacut ambyar tresnaku kesasar
[Sudah terlanjur hancur cintaku tersesat]
Seneng karo kowe selak nggonku milih pacar
[Suka sama kamu aku keburu memilih pacar]
Wis ambyar loro sing tak rasakke
[Sudah hancur sakit yang ku rasakan]
Kowe lunga ninggalke aku ning kene
[Engkau pergi meninggalkanku di sini]
Wis kebacut ambyar, ambyar kaya ngene
[Sudah terlanjur hancur, hancur seperti ini]
Manise janjimu jebule mung ana lambe
[Manisnya janjimu ternyata di bibir saja]
Wis kebacut ambyar, ambyar koyo ngene
[Sudah terlanjur hancur, hancur begini]
Ning apa kowe tega nyiksa aku kaya ngene
[Tapi apa kau tega menyiksaku seperti ini]
Sapa sing ra gela
[Siapa yang tak kecewa]
Yen digawe kuciwa
[Jika dibikin kecewa]
Ambyar
[Hancur]
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.