Update Harga Emas 24 Karat Senin 12 Oktober 2020
Harga emas cetakan UBS ukuran 0,5 gram dibanderol Rp549.000, sedangkan ukuran 1 gram dihargai Rp1.023.000, tidak bergerak dari posisi sebelumnya.
Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronik dan Gangguan Imunologi Kementerian Kesehatan Theresia Sandra Diah Ratih di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (14/10/2019). JIBI/Bisnis/Ria Theresia
Harianjogja.com, JAKARTA - Ada yang harus diwaspadai oleh perokok di rumahnya. Kebiasaan tersebut bisa mempengaruhi kesehatan anggota keluarga yang lain.
Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronik dan Gangguan Imunologi Kementerian Kesehatan Theresia Sandra Diah Ratih menyebut kebiasaan merokok merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular yang berpotensi mematikan.
Ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (14/10/2019), Theresia Sandra menyebut rokok merupakan penyebab enam penyakit mematikan seperti jantung iskemik, stroke, hipertensi, tuberkolosis, diabetes dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
"Bukan hanya laki-laki saja, tren ibu-ibu sosialita merokok dan terus meningkat. Hal ini yang harus diwaspadai," ujarnya.
Hasil penelitian dari Lembaga Demografi Universitas Indonesia pada tahun 2017 yang menerangkan fakta bahwa orangtua perokok risiko malnutrisi akut dan kronik pada anaknya.
"Anak-anak yang stunting sebagian besar karena orangtuanya perokok dan miskin. Penelitian menyebut saat krisis moneter beberapa tahun silam, biaya makanan seperti beras menurun tapi rokok tetap. Jadi orangtua mengorbankan biaya makannya untuk rokok," jelas Theresia.
Dalam Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) 2018, rata-rata 1/3 orang pengidap penyakit tidak menular yang kebanyakan disebabkan oleh rokok tahu kalau dirinya mengidap penyakit mematikan.
"Kebijakan pemerintah adalah dengan mengeluarkan Inpres No. 1 tahun 2017 Germas Sehat dengan fokus meningkatkan aktivitas fisik, perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, pencegahan dan deteksi dini penyakit, deteksi dini standar minimal penyakit tifak menular. Dan pengadaan lokasi kawasan tanpa rokok," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga emas cetakan UBS ukuran 0,5 gram dibanderol Rp549.000, sedangkan ukuran 1 gram dihargai Rp1.023.000, tidak bergerak dari posisi sebelumnya.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.