Hasil Sukhotai vs Bangkok United: Skor 1-3, Arhan Starter
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan dimainkan sebagai starter di Bangkok United. Arhan tampil solid selama 85 menit dan berkontribusi dalam kemenangan Bangkok U
Dirut Bank Jateng, Supriyatno (kedua dari kiri) dan CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi (kedua dari kanan) saat menghadiri jumpa pers Westlife Twenty Tour Live in Sam Poo Kong di PO Hotel, Semarang, Minggu (1/9/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)
Harianjogja.com, SEMARANG – Konser grup vokal asal Irlandia, Westlife, di Sam Poo Kong, Minggu (1/9/2019) rupanya membawa pesan khusus, yakni perdamaian di Tanah Air.
Hal itu disampaikan CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, selaku promotor konser musik grup vokal kelas dunia itu. Anas mengaku Sam Poo Kong yang menjadi lokasi konser memiliki perpaduan budaya Tiongkok, dan Jawa yang menggambarkan kemajemukan Indonesia.
“Sam Poo Kong itu merupakan kuil China dan ada budaya Jawa. Sementara konsernya bertaraf internasional. Jadi konser di sini penuh dengan pluralisme, apalagi digelar bertepatan dengan 1 Muharam. Mudah-mudahan ini [kemajemukan] bisa menyebarkan pesan positif, terutama untuk teman-teman di Papua,” ujar Anas saat sesi jumpa pers di PO Hotel, Kota Semarang, Minggu sore.
Seperti diketahui, saat ini Papua tengah dilanda kerusuhan. Insiden itu pun membuat Papua dilanda isu perpecahan dan disintegrasi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng, Supriyatno, mengaku baru kali ini Semarang kedatangan musikus kelas internasional, seperti Westlife. Dengan konser itu, ia pun berharap mampu meningkatkan citra Semarang sebagai salah satu destinasi wisata di Tanah Air,
“Bagaimana kita menjadi Semarang ini sebagai salah satu destinasi wisata internasional. Salah satunya ya dengan menghadirkan musikus kelas dunia ke Semarang,” ujar pria yang akrab disapa Nano Tirta itu.
Sementara itu penampilan Westlife di Sam Poo Kong berlangsung sukses. Ada sekitar 6.750 pengunjung yang hadir memadati pelataran Sam Poo Kong tempat berlangsungnya konser.
Penonton yang hadir pun bukan hanya berasal dari Kota Semarang. Mereka datang dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Tangerang, Jakarta, dan lain-lain.
Salah seorang penonton, Ika Dianita, asal Kediri, mengaku sudah sejak jauh-jauh hari ingin menyaksikan konser Westlife. Ia bahkan rela menempuh ratusan kilometer hanya untuk menyaksikan konser grup vokal yang tenar di awal 2000-an.
“Kemarin niatnya nonton yang di Borobudur. Tapi, karena enggak ada teman jadi batal. Pilih nonton yang di Semarang. Habis konser langsung balik ke Kediri, soalnya besok sudah masuk kerja,” aku perempuan berusia 36 tahun itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan dimainkan sebagai starter di Bangkok United. Arhan tampil solid selama 85 menit dan berkontribusi dalam kemenangan Bangkok U
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.