Erick Thohir Ajukan Anggaran Kemenpora Rp4,019 Triliun
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Ilustrasi olahan daging kambing. /ANTARA News- Nanien Yuniar
Harianjogja.com, JAKARTA- Pada musim Iduladha, banyak warga mendapatkan daging kambing maupun sapi. Mereka pun memasak dalam jumlah banyak yang sering tidak habis dalam sehari. Masakan itu kemudian dipanaskan agar tidak basi saat dinikmati keesokan harinya.
Ketua Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi) Prof Hardinsyah mengatakan pemanasan makanan olahan daging kurban yang dilakukan secara berulang hingga beberapa kali bisa menghilangkan kandungan vitamin yang terdapat pada daging.
"Daging itu sumber protein, sumber mineral, ada beberapa vitamin juga, kalau suhunya terlalu panas memasaknya berkali-kali vitaminnya hilang," kata Hardinsyah di Jakarta, Jumat (9/8/2019).
Guru Besar Institut Pertanian Bogor itu mencontohkan, olahan daging kurban yang dibuat soto daging untuk makan siang namun dipanaskan ketika sore dan malam hari bisa menghilangkan kandungan vitamin. Walaupun demikian, kandungan protein yang terdapat pada daging tidak akan hilang meski dimasak berulang.
Pengolahan daging kurban yang biasanya sering dilakukan oleh masyarakat adalah sate yang menurut Hardinsyah, olahan sate cukup melindungi kandungan gizi.
Namun dia mengingatkan agar tidak membakar sate hingga teramat lama dan membuat daging menjadi gosong berubah arang. Bagian gosong seperti arang pada daging tersebut merupakan zat karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker.
Hardinsyah juga mengingatkan agar tidak mengolah daging kurban dengan kandungan garam yang tinggi untuk menghindari pemicu penyakit hipertensi. Dia juga mengemukakan agar masyarakat mengurangi pengolahan lemak pada daging kurban yang tidak baik bagi tubuh bila dikonsumsi berlebihan.
Dia menjelaskan hal yang harus diperhatikan pertama kali saat menerima daging kurban dengan mengecek kondisi kebersihan daging tersebut sebelum disimpan atau diolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Jadwal KSPN Jogja 1 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan