Advertisement
Biaya Nikah Makin Mahal, Ini Tips Menabung Agar Tak Terlilit Utang
Foto ilustrasi pernikahan. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pernikahan adalah momen yang dinanti, tetapi di balik kebahagiaan itu ada beban finansial yang tidak ringan. Sewa venue, katering, busana, dekorasi, dokumentasi—semuanya merangkak naik setiap tahun. Akibatnya, banyak calon pengantin kewalahan. Bahkan tak sedikit yang akhirnya berutang atau mengorbankan kebutuhan lain demi pesta impian. Padahal, dengan perencanaan matang, kondisi ini bisa dihindari.
Kuncinya adalah menabung secara terencana sejak awal. Bukan sekadar sisihkan uang sisa, tetapi strategi khusus. Berikut tips yang bisa Anda dan pasangan terapkan agar dana pernikahan terkumpul tanpa menguras kantong setelah hari H. Tips ini disarikan dari berbagai sumber.
Advertisement
1. Tentukan Anggaran Sejak Awal, Jangan Kira-kira
Duduk bersama pasangan. Bahas konsep, jumlah tamu, dan prioritas. Apakah Anda menginginkan fotografer terkenal atau cukup venue yang instagramable? Dengan gambaran anggaran, target tabungan dan durasi waktu yang dibutuhkan akan jelas. Jangan sampai biaya membengkak di luar rencana.
2. Pisahkan Rekening Tabungan Pernikahan
Ini wajib. Jangan campur dengan rekening harian atau dana darurat. Buat rekening khusus untuk pernikahan. Dengan memisahkan, Anda lebih disiplin. Dana tidak akan keburu terpakai untuk belanja online atau keperluan lain yang tidak mendesak.
BACA JUGA
3. Terapkan Sistem Menabung Rutin (Autodebet)
Konsistensi lebih penting daripada besaran nominal. Tentukan jumlah yang mampu Anda sisihkan setiap bulan, misalnya Rp500.000 atau Rp1.000.000. Manfaatkan fitur autodebet dari bank. Dengan begitu, uang otomatis berpindah ke rekening pernikahan tanpa risiko lupa atau tergoda untuk tidak menabung.
4. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Prioritas
Selama masa persiapan (bisa 1-2 tahun), coba lebih selektif. Kurangi kebiasaan belanja impulsif, nongkrong di kafe mahal, atau langganan streaming yang jarang dipakai. Setiap rupiah yang dihemat langsung pindahkan ke tabungan pernikahan. Anda akan terkejut melihat akumulasinya setelah 6 bulan.
5. Cari Sumber Penghasilan Tambahan
Jika ingin cepat mencapai target, jangan hanya andalkan gaji. Coba pekerjaan sampingan, freelance, atau bisnis kecil sesuai keahlian. Menjadi desainer grafis lepas, jualan camilan online, atau mengajar privat. Tambahan pemasukan ini bisa mempercepat terkumpulnya dana tanpa perlu memotong kebutuhan pokok.
Dengan strategi di atas, Anda tidak perlu berutang atau menguras tabungan masa depan. Persiapan pernikahan seharusnya menyenangkan, bukan sumber stres. Mulai rencanakan dari sekarang, dan nikmati setiap proses menuju hari bahagia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Diduga Aniaya Bayi, Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin
- AHY Dorong Tol Jogja-Solo Segmen Ini Segera Rampung, Ini Alasannya
- Dugaan Kekerasan Daycare di Jogja, Orang Tua Bongkar Fakta
- Pembangunan Hijau, AHY Dorong RTHB di Tol Solo-Jogja
Advertisement
Advertisement









