Advertisement

Dokter Ingatkan Risiko Sayuran Mentah bagi Kesehatan

Newswire
Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:07 WIB
Maya Herawati
Dokter Ingatkan Risiko Sayuran Mentah bagi Kesehatan Foto ilustrasi kubis. /Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Risiko sayuran mentah bagi kesehatan menjadi perhatian karena potensi infeksi bakteri dan parasit dapat memicu gangguan pencernaan serius. Hal ini disampaikan dokter spesialis gastroenterologi yang mengingatkan beberapa jenis sayuran sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang.

Advertisement

Dokter ahli gastroenterologi dan hepatologi senior di Rumah Sakit Fortis India, Dr. Shubham Vatsya, mengungkapkan terdapat tiga sayuran yang tidak disarankan dimakan mentah, yaitu bayam, kubis, dan terong. Menurutnya, ketiga jenis sayuran tersebut memiliki potensi risiko kesehatan jika dikonsumsi tanpa proses pemasakan yang memadai.

"Bayam mengandung bakteri E. coli dan telur cacing pita yang tetap hidup bahkan setelah dicuci. Ini dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan infeksi saluran pencernaan yang sangat serius," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Jumat.

Selain risiko infeksi, bayam mentah juga memiliki kandungan oksalat yang cukup tinggi. Zat ini diketahui dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal apabila dikonsumsi berlebihan dalam kondisi tidak dimasak.

Sayuran berikutnya yang dianjurkan tidak dimakan mentah adalah kubis. Kubis mentah berpotensi menjadi tempat berkembang larva cacing pita yang dapat membahayakan tubuh apabila ikut tertelan bersama makanan.

Apabila telur cacing pita yang menempel pada kubis mentah masuk ke aliran darah melalui saluran pencernaan, Dr. Vatsya menjelaskan bahwa parasit tersebut berisiko mencapai otak dan memicu kondisi serius seperti neurocysticercosis, yang dapat menyebabkan kejang serta gangguan neurologis lainnya.

Jenis sayuran ketiga yang sebaiknya tidak dikonsumsi mentah adalah terong karena mengandung racun alami bernama solanin.

"Racun solanin yang dapat menyebabkan mual dan masalah pencernaan. Memasak menetralkan solanin," kata Dr. Vatsya.

Ia menegaskan bahwa proses memasak atau mengukus sayuran secara menyeluruh sangat penting untuk mengurangi risiko kesehatan. Metode pemanasan dapat membantu memecah kandungan solanin pada terong, menurunkan kadar oksalat pada sayuran hijau, sekaligus membunuh bakteri maupun telur parasit yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan mencuci bahan makanan.

"Jangan pernah makan tiga jenis sayuran ini mentah; konsumsilah hanya dalam bentuk matang atau dikukus. Memasak membunuh bakteri dan membuat pencernaan lebih mudah. Makanlah dengan sehat dan tetap aman," katanya.

BACA JUGA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Trump Umumkan Operasi Militer AS di Iran, Tegaskan Ancaman Nuklir

Trump Umumkan Operasi Militer AS di Iran, Tegaskan Ancaman Nuklir

News
| Sabtu, 28 Februari 2026, 18:37 WIB

Advertisement

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Wisata
| Kamis, 26 Februari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement