Kebakaran KMP Putri Yasmin, 172 Orang Selamat, 1 Meninggal
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Foto ilustrasi kubis. -Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Risiko sayuran mentah bagi kesehatan menjadi perhatian karena potensi infeksi bakteri dan parasit dapat memicu gangguan pencernaan serius. Hal ini disampaikan dokter spesialis gastroenterologi yang mengingatkan beberapa jenis sayuran sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang.
Dokter ahli gastroenterologi dan hepatologi senior di Rumah Sakit Fortis India, Dr. Shubham Vatsya, mengungkapkan terdapat tiga sayuran yang tidak disarankan dimakan mentah, yaitu bayam, kubis, dan terong. Menurutnya, ketiga jenis sayuran tersebut memiliki potensi risiko kesehatan jika dikonsumsi tanpa proses pemasakan yang memadai.
"Bayam mengandung bakteri E. coli dan telur cacing pita yang tetap hidup bahkan setelah dicuci. Ini dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan infeksi saluran pencernaan yang sangat serius," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Jumat.
Selain risiko infeksi, bayam mentah juga memiliki kandungan oksalat yang cukup tinggi. Zat ini diketahui dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal apabila dikonsumsi berlebihan dalam kondisi tidak dimasak.
Sayuran berikutnya yang dianjurkan tidak dimakan mentah adalah kubis. Kubis mentah berpotensi menjadi tempat berkembang larva cacing pita yang dapat membahayakan tubuh apabila ikut tertelan bersama makanan.
Apabila telur cacing pita yang menempel pada kubis mentah masuk ke aliran darah melalui saluran pencernaan, Dr. Vatsya menjelaskan bahwa parasit tersebut berisiko mencapai otak dan memicu kondisi serius seperti neurocysticercosis, yang dapat menyebabkan kejang serta gangguan neurologis lainnya.
Jenis sayuran ketiga yang sebaiknya tidak dikonsumsi mentah adalah terong karena mengandung racun alami bernama solanin.
"Racun solanin yang dapat menyebabkan mual dan masalah pencernaan. Memasak menetralkan solanin," kata Dr. Vatsya.
Ia menegaskan bahwa proses memasak atau mengukus sayuran secara menyeluruh sangat penting untuk mengurangi risiko kesehatan. Metode pemanasan dapat membantu memecah kandungan solanin pada terong, menurunkan kadar oksalat pada sayuran hijau, sekaligus membunuh bakteri maupun telur parasit yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan mencuci bahan makanan.
"Jangan pernah makan tiga jenis sayuran ini mentah; konsumsilah hanya dalam bentuk matang atau dikukus. Memasak membunuh bakteri dan membuat pencernaan lebih mudah. Makanlah dengan sehat dan tetap aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin