Label Baked Tak Menjamin Keripik Lebih Sehat, Ini Faktanya
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Daging Ayam. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kebiasaan mencuci daging mentah sebelum dimasak ternyata tidak dianjurkan karena berisiko menyebarkan bakteri berbahaya di dapur. Hal ini ditegaskan ahli gizi sekaligus koki profesional Breana Lai Killeen yang menjelaskan bahwa praktik tersebut justru meningkatkan potensi kontaminasi makanan.
Breana Lai Killeen, M.P.H., RD, merupakan koki profesional dan ahli gizi terdaftar (Registered Dietitian) keturunan Tionghoa-Yahudi yang berbasis di Vermont, Amerika Serikat. Seperti dikutip dari Eatingwell, Jumat (27/2/2026), ia menekankan pentingnya memahami keamanan pangan, termasuk cara aman menyiapkan ayam dan protein lain tanpa mencuci daging mentah.
Mencuci Daging Mentah Justru Menyebarkan Bakteri
Menurutnya, unggas mentah seperti ayam dapat mengandung bakteri berbahaya, termasuk Salmonella dan Campylobacter. Bakteri ini berkaitan dengan sekitar satu juta kasus penyakit akibat makanan setiap tahun di Amerika Serikat.
Saat daging dicuci di bawah air mengalir, percikan air dapat membawa bakteri ke wastafel, meja dapur, peralatan masak, makanan lain, bahkan tubuh manusia. Penelitian menunjukkan bakteri dapat menyebar hingga sejauh sekitar 90 sentimeter dari area pencucian.
Cara Aman Menyiapkan Daging Tanpa Dicuci
Jika tujuan mencuci ayam adalah menghilangkan cairan dari kemasan, cara yang lebih aman adalah menepuk permukaan daging menggunakan tisu dapur hingga kering. Metode ini juga membantu proses pencokelatan (browning) saat memasak menjadi lebih baik.
Apabila setelah dikeringkan muncul bau tidak sedap, daging tersebut kemungkinan sudah tidak layak konsumsi dan sebaiknya dibuang.
Suhu Memasak Aman untuk Membunuh Bakteri
Bakteri berbahaya sebenarnya dapat dibunuh melalui proses memasak dengan suhu yang tepat, sehingga mencuci daging tidak diperlukan. Ayam dianjurkan dimasak hingga mencapai suhu internal 74°C (165°F).
Berikut suhu internal aman untuk berbagai jenis protein menurut rekomendasi keamanan pangan:
Ayam: 74°C (165°F)
Ikan dan kerang: 63°C (145°F)
Daging sapi dan babi: 63°C (145°F)
Daging giling: 71°C (160°F)
Pentingnya Kebersihan Saat Mengolah Daging
Selain memastikan suhu memasak, kebersihan tangan dan peralatan dapur menjadi kunci keamanan pangan. Tangan harus dicuci setelah memegang daging mentah, serta talenan, wastafel, dan spons perlu didisinfeksi.
Breana juga menyarankan teknik sederhana untuk meminimalkan kontaminasi, yakni menggunakan satu tangan sebagai “tangan bersih” dan satu tangan sebagai “tangan kotor”. Misalnya tangan kiri memegang daging mentah, sedangkan tangan kanan digunakan untuk memberi bumbu atau memegang peralatan.
Bagi yang tidak nyaman menyentuh daging mentah secara langsung, penggunaan sarung tangan dapat menjadi alternatif. Dengan menerapkan prinsip kebersihan dan suhu memasak yang tepat, risiko penyebaran bakteri dari daging mentah dapat diminimalkan sehingga keamanan pangan di rumah tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Eatingwell
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Selasa 28 Juli 2026 didominasi berawan dan cerah berawan. Suhu udara berkisar 19-31 derajat Celsius di lima kabupaten/kota.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.