Advertisement
Manfaat Kopi Hitam untuk Kesehatan Jantung, Ini Kata Dokter
Foto ilustrasi kopi hitam, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Manfaat kopi hitam untuk kesehatan kembali menjadi perhatian setelah seorang dokter bedah jantung mengungkap potensi penurunan risiko diabetes tipe 2 hingga penyakit kardiovaskular. Ia menegaskan manfaat tersebut terutama diperoleh dari kopi tanpa tambahan gula, susu, maupun krimer.
Kabar ini menjadi angin segar bagi pencinta kopi, terutama mereka yang rutin mengonsumsi minuman berkafein setiap hari. Namun, manfaat kopi hitam untuk kesehatan disebut dapat berkurang jika kopi dicampur dengan gula, susu, atau krimer beraroma yang justru meningkatkan asupan kalori dan gula.
Advertisement
Dr. Jeremy London, seorang ahli bedah kardiotoraks bersertifikat, dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, menjelaskan bahwa bentuk kopi paling murni memberikan keuntungan kesehatan paling optimal. Penjelasan tersebut ia sampaikan melalui video di Instagram yang dibagikan pada 20 Februari, dengan merujuk pada sejumlah penelitian ilmiah mengenai konsumsi kopi.
Kopi Hitam dan Manfaat Kesehatan
BACA JUGA
Menurut Dr. London, seperti dikutip dari Hindustan Times, kopi memang memiliki manfaat kesehatan nyata, tetapi hanya berlaku untuk kopi hitam tanpa tambahan bahan lain. Ia menekankan bahwa minuman kopi yang dicampur gula berlebih, susu, atau krim kocok justru dapat menghilangkan efek positif yang seharusnya diperoleh tubuh.
"Jawaban singkatnya adalah ya. Tapi izinkan saya memperjelas. Saya berbicara tentang kopi hitam, bukan kopi yang penuh dengan gula dan susu, dan tentu saja bukan 'milkshake' yang bisa Anda dapatkan dari gerai-gerai tertentu."
Bukti Ilmiah Manfaat Kopi
Ia mengungkapkan bahwa berbagai penelitian menunjukkan konsumsi kopi hitam berkaitan dengan sejumlah manfaat kesehatan. Di antaranya adalah penurunan risiko diabetes tipe 2, berkurangnya risiko penyakit kardiovaskular, serta penurunan angka kematian akibat berbagai penyebab (all-cause mortality).
Selain itu, kopi juga disebut memiliki efek perlindungan terhadap beberapa jenis kanker dan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer maupun Parkinson. Kandungan senyawa bioaktif di dalam kopi berperan penting dalam manfaat tersebut.
Dr. London menjelaskan bahwa kopi kaya antioksidan dan senyawa antiinflamasi, termasuk asam klorogenat, yang membantu melawan stres oksidatif serta mengurangi peradangan dalam tubuh sehingga mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Batas Aman Konsumsi Kopi
Terkait jumlah konsumsi, dokter spesialis jantung tersebut menyebut tiga hingga empat cangkir kopi per hari umumnya masih dianggap aman bagi sebagian besar orang. Ia menyarankan waktu konsumsi terbaik adalah pagi hingga tengah hari agar tidak mengganggu kualitas tidur pada malam hari.
Bagi individu yang sensitif terhadap kafein, pilihan kopi dekofein (decaf) juga dinilai dapat memberikan manfaat kesehatan serupa tanpa efek stimulasi yang kuat. Informasi ini penting bagi masyarakat yang ingin tetap memperoleh manfaat kopi hitam untuk kesehatan tanpa risiko gangguan tidur atau jantung berdebar akibat kafein.
"Berapa banyak kopi yang harus Anda minum? Tiga sampai empat cangkir sehari, pagi hingga tengah hari, jangan terlalu dekat dengan waktu tidur. Menariknya, jika Anda tidak menginginkan kafein, Anda bisa mendapatkan manfaat serupa dari kopi dekofein juga. Jadi, nikmatilah kopi Anda, minumlah dengan bijak, dan petik manfaat kesehatannya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Hindustan Times
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Awal Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Kulonprogo Mulai Merangkak Naik
- Eks Panewu Cangkringan Akui Ada Permintaan Uang Hibah
- Polemik KDMP di SLB Mardi Mulyo Tirtomulyo Bantul Berakhir Damai
- DPRD Gunungkidul Desak Mitigasi Kebencanaan di Masyarakat Diperkuat
- Sejumlah Talud Rusak Diterjang Hujan, Pemkot Jogja Siapkan Perbaikan
Advertisement
Advertisement






