Kemdiktisaintek Siapkan RPL untuk Percepat Tenaga Kesehatan
Kemdiktisaintek menyiapkan RPL bagi mahasiswa kesehatan yang melewati batas studi untuk mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Perubahan emosi dan respons tubuh seperti mudah marah, sulit tidur, dan lemas bisa menjadi tanda stres yang perlu segera diatasi. Hal ini diutarakan psikolog Sani B. Hermawan.
Menurut lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu, stres menyebabkan perubahan emosi dan respons tubuh yang nyata.
"Sering kali saat stres muncul perilaku seperti kaget, bengong, atau menjadi lebih sensitif," katanya, Senin (2/12/2025).
"Kami bisa menjadi mudah marah secara emosional, sulit tidur secara perilaku, dan merasa lemas secara fisik. Itu adalah tanda-tanda stres," tambahnya.
Sebagai Direktur Lembaga Psikologi Daya Insani, Sani menyarankan mereka yang mengalami gejala stres untuk melakukan cara-cara menenangkan diri.
Salah satunya dengan menjauh sejenak dari media sosial untuk mengurangi kecemasan akibat informasi yang membebani.
Dia juga menyarankan relaksasi, menekuni hobi, dan beramal sebagai metode meredakan stres.
"Penting juga untuk mengatur emosi dengan menarik napas dalam, mendekatkan diri kepada Tuhan, serta mencari dukungan dari orang terpercaya, terutama bagi korban trauma bencana," ujarnya.
Baca juga: Relaksasi bisa jadi langkah awal untuk cegah stres pascatrauma
Sani menegaskan pentingnya mengenali masalah dalam diri, menerima kondisi, dan aktif mencari solusi.
"Kita harus mengenali sumber daya yang dimiliki untuk menghadapi stres, melakukan kegiatan rutin seperti olahraga dan hobi yang bermanfaat," ujarnya.
"Jika perlu, konsultasi ke psikolog untuk memastikan apakah diperlukan medikasi," tambahnya.
Bagi yang kesulitan akses layanan psikologi, tersedia konsultasi gratis dan tayangan tentang pemulihan mental yang dapat dimanfaatkan.
"Kalau layanan psikologi sulit dijangkau, konsultasi gratis atau tayangan recovery mental dari bencana bisa sangat membantu," jelas Sani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemdiktisaintek menyiapkan RPL bagi mahasiswa kesehatan yang melewati batas studi untuk mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan.
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.