SPPG Gebyok Selo Boyolali Disetop Usai Puluhan Siswa Keracunan
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Memasuki musim hujan, risiko flu meningkat karena perubahan cuaca yang cepat dan menurunkan daya tahan tubuh. Dokter menyebut flu menjadi penyakit yang paling sering muncul sehingga pencegahannya perlu dilakukan sejak dini.
Tubuh bisa terkena flu saat musim hujan dikarenakan tidak menentunya cuaca. Menurut dr Detti, cuaca yang cepat berganti dan tidak menentu dari panas terik kemudian tiba-tiba hujan yang dingin membuat daya tahan tubuh menurun dan mudah terserang flu.
"Untuk musim hujan, paling jelas terlihat adalah flu, karena saat musim hujan cuaca tidak menentu, panas, dingin dan menyebabkan imun drop. Paling mudah menyerang saluran pernapasan, ISPA, flu," ujar dr Detti dalam penjelasannya di laman resmi RSUD Aceh Barat, Sabtu (22/11/2025).
Agar tidak mudah terkena penyakit flu maupun penyakit pernapasan lainnya, berikut tips untuk menjaga kesehatan di tengah musim hujan.
Gunakan Masker di Tempat Umum
Masker dapat mencegah virus flu di udara masuk ke tubuh. Virus flu dapat tersebar di udara melalui percikan air liur atau dahak yang mudah terhirup dan masuk ke dalam tubuh kita. Masker berfungsi penting untuk menyaring udara yang masuk ke hidung agar mengurangi virus flu yang dapat melemahkan tubuh.
Masker wajib digunakan jika Anda sedang terkena flu, karena membantu menjaga kesehatan lingkungan sekitar.
Sering Mencuci Tangan
Melansir Alodokter, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terbukti efektif untuk mencegah flu. Mencuci tangan sebelum makan, atau setelah menyentuh benda kotor, setelah menaiki transportasi umum dapat “mengusir” virus yang sempat menempel di tangan agar tidak masuk ke tubuh.
Mencuci tangan dengan air dan sabun tetap dipercaya lebih mampu menghilangkan kotoran dan kuman, apalagi ketika tangan memang terlihat kotor dan berminyak, ketimbang hanya memakai hand sanitizer, seperti yang dikutip dari laman Kemenkes.
Kurangi Menyentuh Wajah dengan Tangan Kotor
Tangan yang sekilas terlihat bersih sebenarnya masih terkandung banyak virus dan kuman penyebab penyakit, terutama flu. Virus penyebab flu dapat masuk melalui mata, hidung, dan mulut akibat kebiasaan menyentuh wajah saat tangan belum dicuci. Membiasakan kurangi menyentuh wajah sebelum cuci tangan dapat mencegah penyakit flu.
Konsumsi Vitamin C
Ini adalah salah satu cara termudah untuk mencegah flu dan pilek. Vitamin C dipercaya mampu meningkatkan imun, bekerja sebagai antioksidan dalam tubuh sehingga memperkuat tubuh melawan virus penyebab flu. Namun, harap diperhatikan agar melebihi dosis aman mengonsumsi vitamin C yaitu 1000-2000mg per hari.
Vitamin C secara alami dapat dikonsumsi dari buah jeruk, pepaya, paprika merah, brokoli, stroberi, dan lainnya. Namun, perlu diingat konsumsi vitamin C yang berlebihan dapat menyebabkan sakit perut.
Istirahat yang Cukup
Dengan menjaga waktu istirahat malam sekitar 7 jam, tubuh akan terbantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Istirahat yang kurang dapat meningkatkan kadar hormon penyebab stres dan menurunkan regenerasi sel dalam tubuh sehingga lebih mudah untuk terkena penyakit flu.
Berolahraga saat Waktu Luang
Berolahraga dapat meningkatkan imun tubuh, dan menghasilkan emosi yang positif. Oleh sebab itu, untuk mencegah terkena flu, dapat lakukan beberapa olahraga ringan selama 20-30 menit per hari seperti jogging, senam, ataupun yoga.
Sering Konsumsi Makanan yang Sehat
Sebagai bahan untuk memperkuat kinerja tubuh, makanan yang sehat dan bergizi dapat meningkatkan kekebalan tubuh karena mengandung vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh untuk melawan sumber penyakit yang masuk ke tubuh. Makan sayur dan buah, serta yang mengandung tinggi protein dapat memperkuat tubuh di tengah musim penyakit flu ini.
Musim hujan tak harus menjadi penghalang aktivitas. Selama daya tahan tubuh dijaga dan kebiasaan hidup sehat diterapkan, flu maupun penyakit pernapasan lainnya dapat dicegah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.
Kebakaran hutan pinus di lereng Lawu mengancam satwa liar. Satu anak rusa ditemukan mati, sementara sarang Elang Ular Bido selamat.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 16 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.
PSS Sleman kalah dalam dua laga awal Super League 2026/2027. Bupati Harda Kiswaya berharap manajemen segera melakukan pembenahan.