KPK Sita Uang Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong
Kentang - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebiasaan menyimpan kentang di kulkas justru berisiko memicu terbentuknya senyawa berbahaya dan menurunkan kualitas gizinya. Ketahui alasannya agar lebih aman dikonsumsi.
Kebiasaan menyimpan kentang di kulkas justru dapat berdampak buruk bagi kualitas dan kesehatan. Suhu dingin dapat mengubah pati menjadi gula, sehingga rasa kentang menjadi manis dan teksturnya lebih keras saat dimasak. Selain itu, kondisi ini memungkinkan terbentuknya senyawa berbahaya seperti akrilamida saat kentang digoreng atau dipanggang. Berikut penjelasan lebih rinci mengapa kentang sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas.
Perubahan pati menjadi gula
Suhu dingin di dalam kulkas dapat menyebabkan pati dalam kentang berubah menjadi gula. Proses ini membuat rasa kentang menjadi lebih manis dan teksturnya lebih keras. Selain itu, perubahan kimia ini dapat mempengaruhi kualitas kentang secara keseluruhan.
Risiko pembentukan akrilamida
Ketika kentang yang disimpan di kulkas digoreng atau dipanggang pada suhu tinggi, gula yang terbentuk akan bereaksi dengan asam amino asparagin dan menghasilkan senyawa kimia bernama akrilamida. Akrilamida merupakan zat bersifat karsinogenik yang dapat meningkatkan risiko kanker.
Kehilangan kandungan vitamin C
Penyimpanan kentang pada suhu rendah dapat mengurangi kandungan vitamin C di dalamnya. Vitamin C penting untuk kesehatan tubuh, dan kehilangannya dapat berdampak negatif.
Risiko pembusukan yang lebih cepat
Kelembapan dalam kulkas dapat mempercepat proses pembusukan kentang. Tanpa sirkulasi udara yang baik, kelembapan dapat merangsang pertumbuhan jamur dan bakteri, sehingga kentang cepat busuk.
Cara Menyimpan Kentang yang Tepat
Untuk menjaga kualitas dan kesegaran kentang, simpanlah di tempat yang sejuk, gelap, dan kering dengan suhu sekitar 7–12 derajat Celsius. Suhu ini membantu kentang tetap padat dan segar, mencegah pertumbuhan tunas, serta memperlambat proses pembusukan.
Hindari menyimpannya di dalam kantong plastik karena dapat meningkatkan kelembapan dan mempercepat pembusukan. Sebaiknya gunakan wadah seperti kantong kertas atau keranjang yang memiliki ventilasi udara baik sehingga kentang tetap kering dan awet lebih lama.
Dengan memahami alasan di balik larangan menyimpan kentang di kulkas serta mengikuti cara penyimpanan yang tepat, Anda dapat memastikan kentang tetap segar, aman, dan bergizi untuk dikonsumsi. Penting untuk selalu memperhatikan cara penyimpanan bahan makanan untuk menjaga kualitas dan kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.