Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Ilustrasi selai kacang - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Selai kacang sering disebut sebagai makanan yang dapat membantu menambah berat badan karena tinggi kalori dan kaya nutrisi. Namun, efeknya tidak selalu sama bagi setiap orang. Cara mengonsumsinya sangat menentukan hasil akhir.
Kenapa Selai Kacang Bisa Menambah Berat Badan
Dua sendok makan selai kacang mengandung hampir 200 kalori, lengkap dengan protein, serat, dan lemak sehat. Karena padat kalori, selai kacang membantu meningkatkan asupan energi tanpa harus makan dalam porsi besar. Ini sangat berguna bagi orang yang sulit memenuhi kebutuhan kalori harian atau memiliki metabolisme cepat.
Tidak Selalu Membuat Gemuk
Selai kacang tidak otomatis menaikkan berat badan. Jika kalori yang dikonsumsi tidak lebih banyak dari yang dibakar tubuh, berat badan tidak akan berubah. Bahkan, karena mengenyangkan, selai kacang juga dapat membantu mengontrol nafsu makan agar tidak berlebih.
Kaya Nutrisi untuk Kesehatan Tubuh
Selain membantu menambah energi, selai kacang mendukung pembentukan otot, kesehatan jantung, serta fungsi saraf dan otot. Kandungan vitamin E serta mineral seperti magnesium dan kalium berperan dalam menjaga metabolisme tubuh tetap stabil.
Cara Konsumsi yang Disarankan
Selai kacang dapat ditambahkan ke smoothie, oatmeal, roti gandum utuh, atau digunakan sebagai olesan camilan. Penggunaan 1–2 sendok makan per sajian dinilai sudah cukup untuk membantu meningkatkan asupan kalori secara bertahap.
Perhatikan Kualitas dan Kondisi Tubuh
Pilih selai kacang alami tanpa tambahan gula dan lemak trans. Bagi yang memiliki alergi kacang, selai kacang harus dihindari. Selain itu, orang dengan masalah pencernaan tertentu mungkin perlu membatasi konsumsi karena kandungan lemaknya cenderung tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : The Times of India
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.