Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Daun pegagan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG—Ekstrak daun pegagan sebagai suplemen dalam terapi pendamping pengobatan Tubercolusis (TB) mampu melindungi fungsi hati risiko kerusakan akibat obat yang dikonsumsi pasien. Hal ini diutarakan Direktur RSUD dr Loekmonohadi Kudus, Jawa Tengah, dr Abdul Hakam.
"Ekstrak daun pegagan berhasil mengurangi risiko hepatotoksisitas akibat obat anti-TB terhadap pasien remaja," kata Abdul Hakam di Semarang, Selasa (29/7/2025).
Hal tersebut, menurut dia, diperoleh berdasarkan hasil penelitian yang dilakukannya dalam dIsertasi program doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Ia menuturkan penelitian dilakukan terhadap 84 pasien TB dengan rentang usai 10 hingga 18 tahun yang dirawat di RSUD Kudus.
Hasil penelitian ekstrak daun pegagan sebagai suplemen pendamping dalam proses pengobatan TB, selain meningkatkan fungsi hati, juga menurunkan biomarker inflamasi serta meningkatkan status gizi pasien.
"Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak daun pegagan dapat menjadi terapi adjuvan yang aman dan efektif untuk pengobatan TB pada remaja," katanya.
Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan potensi tanaman obat tradisional Indonesia dalam mendorong pengobatan integratif yang menggabungkan terapi modern dengan kearifan lokal.
"Penelitian ini menjadi langkah awal pengembangan pengobatan TB yang lebih holistik, menggabungkan kekuatan pengobatan modern dengan kearifan tradisional," imbuh Abdul Hakam.
Meski hasil penelitian menunjukkan manfaat positif, ia tetap mengimbau kepada masyarakat agar jangan sembarangan menggunakan ekstrak daun pegagan tanpa supervisi medis.
Ia menegaskan penggunaan obat herbal dalam pengobatan TB hanya sebagai pendamping, bukan pengganti. "Pengobatan TB harus tetap mengikuti protokol standar dengan pengawasan dokter," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
OJK mencatat Rp811,1 miliar dana korban scam berhasil diblokir. Sebanyak Rp207,16 miliar telah dikembalikan kepada korban.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Jogja, mencapai 91,407 persen dan ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Presiden Prabowo berkomitmen membangun ekosistem sepak bola hingga daerah dan menggandeng klub profesional bersama FIFA.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.