Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Gaya hidup dan makanan kekinian membuat anak lebih rentan terhadap masalah kesehatan seperti obesitas dan malnutrisi menurut dokter anak dan konsultan neonatologi.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times, Jumat (11/4/2025), Dr. Atul Palwe, konsultan dokter anak dan neonatologi di Rumah Sakit Motherhood di Pune, India, menyampaikan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko diabetes, tekanan darah tinggi, hingga masalah kesehatan jantung.
Malnutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kerentanan terhadap infeksi dan serangan penyakit.
Dokter Atul Palwe mengemukakan pentingnya orang tua memperhatikan tumbuh kembang anak dalam upaya untuk mencegah terjadinya obesitas dan malnutrisi.
"Setiap anak tumbuh dengan kecepatannya sendiri, tetapi mereka harus mengikuti pola yang sehat. Jika tinggi dan berat anak tidak sesuai dengan kelompok usianya, maka itu bisa menjadi tanda kondisi kesehatan yang mendasarinya seperti obesitas atau kekurangan gizi," katanya.
BACA JUGA: Erick Thohir Minta Drawing Liga 4 Diulang
Ia menyarankan orang tua secara teratur memeriksa tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh anak agar dapat mendeteksi penyimpangan dari pola pertumbuhan yang sehat.
Dokter Atul Palwe menyampaikan pentingnya para orang tua mengupayakan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak, tidak hanya fokus pada seberapa banyak anak makan.
"Bahkan anak yang makan banyak dapat mengalami kekurangan nutrisi karena pilihan makanan yang buruk, yang mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan yang buruk," katanya.
Guna menghindarkan anak dari obesitas dan kekurangan gizi, dia menyarankan orang tua mengupayakan penerapan pola makan sehat dengan kandungan nutrisi seimbang, mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.
Menurut dia, orang tua sebaiknya membatasi konsumsi makanan olahan serta makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi yang dapat meningkatkan risiko obesitas.
Orang tua juga disarankan menghindari penggunaan makanan sebagai bentuk hadiah atau hukuman bagi anak, karena seiring waktu hal itu dapat menimbulkan kebiasaan makan yang emosional atau membuat mereka mencoba menggunakan makanan untuk mengatasi stres.
Selain itu, dokter Atul Palwe menyarankan orang tua mendorong anak untuk melakukan berbagai aktivitas fisik di luar ruangan supaya tubuhnya bugar.
"Pastikan mereka cukup tidur, karena hal itu dapat memengaruhi nafsu makan dan metabolisme mereka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.