Advertisement

Film Komang Sudah Ditonton 540 Ribu Orang, Bawa Pesan Menghargai Perbedaan

Sunartono
Minggu, 06 April 2025 - 09:57 WIB
Sunartono
Film Komang Sudah Ditonton 540 Ribu Orang, Bawa Pesan Menghargai Perbedaan Pemeran film Komang berfoto bersama penonton di biokop. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Film Komang yang diangkat dari kisah nyata kehidupan cinta Raim Laode dengan sang istri, Komang Ade Widiandari sudah ditonton lebih dari 540 ribu orang. Film ini mulai tayang perdana di bioskop sejak 31 Maret 2025.

Film Komang diadopsi dari kisah perjuangan cinta komika, Raim Laode kepada Komang Ade Widiandari. Raim Laode atau Ode adalah seorang pemuda asal Buton yang jatuh cinta kepada perantau asal Bali Komang Ade Widiandari atau Ade.

Advertisement

Kisah cinta keduanya sempat diuji dengan berbagai ragam kehidupan, mulai dari perbedaan status sosial, kehadiran pria lain hingga terkait keimanan. Meski demikian keduanya dapat mengarunginya. Ode merantau ke Jakarta untuk mewujudkan mimpinya.

BACA JUGA: Pangku, Film Indonesia yang Tembus Cannes Film Festival

Pemeran film ini antara lain Kiesha Alvaro sebagai Raim 'Ode', Aurora Ribero sebagai Komang, Cut Mini Theo sebagai ibunda Ode, Mathias Muchus sebagai ayah Ode, Adzando Davema sebagai Arya, Rhesa Putri sebagai Kadek dan sejumlah artis lainnya.

Raim Laode menuturkan film Komang sudah ditonton lebih dari 500 ribu orang di berbagai bioskop seluruh Indonesia. Ia memastikan para penonton datang karena tertarik akan kisah tulis perjalanan cinta dalam film tersebut.

"Per hari ini sudah ada 500 ribu penonton, tentu kami sangat berterima kasih, karena mendapatkan perhatian luas biasa," kata Raim kepada wartawan di sela menyapa penonton di XXI, Sabtu (5/4/2025).

Ia mengajak penonton untuk memandang perbedaan sebagai sesuatu yang layak untuk dirayakan. Sebaliknya jangan berjuang untuk melawan perbedaan. "Tapi merayakan perbedaan. Bedanya yang dirayakan supaya bagus hidupmu,” ujarnya.

Keisha mengaku sempat kesulitan memerankan Ode karena harus mempelajari detail karakter dari sosok Raim Laode. Bukan hanya soal logat namun juga pandangan Raim terkait kehidupan. “Cukup kesulitan mempelajari logat kemudian karakter khususnya pandangan beliau soal hidup, soal kariernya, soal lagu Komang dan segala macam,” ucapnya.

BACA JUGA: Bio One dan Febby Rastanty Jadi Aktivis Kampus di Film Sampai Nanti, Hanna!

Pesan menghargai perbedaan dalam film ini sangat jelas, di mana Raim Laode yang secara rutin berkirim dupa untuk sembahyang ibunda Komang. Di sisi lain ibunda Komang juga sering berbagi di Masjid terdekat.

"Memang paket dupa untuk berdoa pada Meme [ibunda Komang] masih terus dilakukan Raim sampai hari ini. Termasuk kebiasaan berbagi di masjid dekat rumahnya, masih juga dilakukan saat ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Update Kondisi Terkini Penyeberangan Bakauheni-Merak

News
| Senin, 07 April 2025, 05:37 WIB

Advertisement

alt

Warung Makan Jagoan Mahasiswa UII Jogja

Wisata
| Jum'at, 04 April 2025, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement