Advertisement
Cara Sederhana Atasi Serangan Panik dengan Latihan Mata
Ilustrasi serangan panik atau panic attack. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketika ingin menenangkan diri dari serangan panik biasanya meminta bantuan orang lain dengan latihan pernafasan. Kini ada trik sederhana untuk mengatasi serangan panik.
Dikutip dari Medical Daily, Rabu (5/3), terapis trauma dari Illinois, Lauren Auer, membeberkan trik mata yang sangat sederhana untuk menghentikan serangan panik, dan yang dibutuhkan hanyalah pena dan beberapa menit di Instagram.
Advertisement
Teknik ini bekerja dengan mengaktifkan refleks Oculocardiac, yang membantu menenangkan saraf vagus dan mengatur pernapasan. Refleks ini juga diketahui dapat menurunkan detak jantung dan biasanya dipicu dengan memberikan tekanan lembut pada area di sekitar mata, seperti bola mata, kelopak mata, atau alis.
Namun, Auer menunjukkan bahwa Anda bahkan tidak perlu menyentuh mata untuk mengaktifkan respons tersebut. Cukup dengan mengalihkan fokus Anda bolak-balik antara stabilo atau objek apa pun yang diletakkan di depan Anda dapat mencapai efek yang sama.
"Di sini saya menggunakan stabilo, tetapi Anda dapat menggunakan objek apa saja. Yang perlu Anda lakukan adalah memegangnya di depan Anda untuk memfokuskan objek dari dekat, lalu mengalihkan pandangan Anda melewati titik tersebut dan kembali lagi ke titik tersebut. Jadi, Anda memfokuskan dari dekat, jauh, dan maju mundur," katanya dalam video yang telah ditonton 18 juta kali.
BACA JUGA: Cara Mengatasi Tangan yang Kesemutan
Auer menjelaskan bahwa sekitar 80 persen informasi yang kita terima berasal dari penglihatan, menjadikannya saluran yang ampuh untuk memengaruhi kondisi mental dan emosional kita. Penglihatan terkait erat dengan fungsi otak, dengan gerakan mata yang mencerminkan dan bahkan membentuk respons kognitif dan emosional kita.
Retina yang memainkan peran penting dalam memproses informasi visual, sebenarnya merupakan perpanjangan dari otak yang sedang berkembang. Hubungan mendalam antara penglihatan dan otak ini menjelaskan mengapa teknik gerakan mata tertentu dapat memberikan efek menenangkan pada sistem saraf.
"Hampir setengah otak terhubung dengan pemrosesan visual. Ketenangan pikiran dan aktivasi mata saling terkait," katanya.
"Ini berhasil. Mata kita luar biasa dan terhubung dengan banyak proses utama dalam tubuh dan emosi," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Kuota Haji Menguat, KPK Siapkan Pengumuman Penting Senin
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Arus Balik Usai Puncak, Gerbang Tol Purwomartani Masih Padat
- Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
Advertisement
Advertisement







