Advertisement
Kim Kardashian Dukung Kenaikan Gaji Petugas Pemadam Kebakaran
Selebritas Kim Kardashian.ist/x - KimKardashian
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Selebritas Kim Kardashian membela para petugas pemadam kebakaran yang berjibaku melawan kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat. Kardashian bahkan mendukung kenaikan gaji mereka.
Melalui Instagram Story, Kardashian menjelaskan bagaimana para petugas pemadam kebakaran mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan masyarakat Los Angeles. Padahal mereka hanya dibayar $1 per jam atau sekitar Rp16.000. Demikian dilaporkan Hollywood Reporter pada Minggu (12/1/2025) waktu setempat.
Advertisement
Pada hari Minggu, ketika beberapa kebakaran besar melanda Los Angeles selama lima hari berturut-turut, Kardashian mengunggah sebuah cerita di Instagram tentang para narapidana yang kini menjadi bagian dari tim yang memerangi kebakaran. Apalagi, beberapa di antaranya telah meninggal selama bertahun-tahun saat melakukan tindakan keberanian untuk komunitas LA.
“Saya menghabiskan minggu terakhir menyaksikan kota saya terbakar. Dan telah melihat serta berbicara dengan banyak petugas pemadam kebakaran yang terjaga sepanjang malam menggunakan seluruh kekuatan mereka untuk menyelamatkan masyarakat kita,” tulis Kardashian.
“Ratusan petugas pemadam kebakaran yang dipenjara dibayar hampir tidak ada, mempertaruhkan nyawa mereka, beberapa telah meninggal, untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa mereka telah berubah dan sekarang menjadi penanggap pertama. Saya melihat mereka sebagai pahlawan,” tambahnya.
Diketahui, bintang acara realitas TV berusia 44 tahun dan maestro bisnis ini telah terjun ke dalam reformasi hukum penjara sejak tahun 2018. Saat ia menonton video daring tentang Alice Johnson, seorang nenek yang dipenjara seumur hidup dan dinyatakan bersalah atas keterlibatannya dalam jaringan kokain Memphis.
Hal ini menyebabkan Kardashian bertemu dengan Presiden Donald Trump saat itu untuk meminta pengampunan bagi Johnson dan memintanya untuk mendukung First Step Act, yang memberlakukan reformasi besar dalam sistem penjara.
Dia pun mendukung para narapidana dan mereka yang menurutnya diperlakukan tidak adil oleh pemerintah Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Kuota Haji Menguat, KPK Siapkan Pengumuman Penting Senin
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Arus Balik Usai Puncak, Gerbang Tol Purwomartani Masih Padat
- Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
Advertisement
Advertisement





