Danantara Bidik Investasi Rp1.200 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 2027
Danantara menyiapkan desain investasi 2026-2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.
Gula putih dan gula aren. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Rasa manis memicu pelepasan hormon penenang yang menimbulkan rasa senang. Menurut siaran Medical Daily pada Jumat (6/12/2024), ketika keinginan untuk makan gula datang saat tubuh lapar, hasrat untuk mengonsumsi makanan manis kadang menjadi tidak terkendali.
Meskipun nikmat, makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi dapat membahayakan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan dikaitkan dengan peningkatan berat badan dan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.
Agar terhindar dari masalah kesehatan yang demikian, konsumsi makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi sebaiknya dikendalikan. Berikut 10 cara yang bisa dijalankan untuk mengendalikan konsumsi gula.
Ketika belum makan secara layak, rasa lapar mungkin memicu keinginan untuk makan makanan manis. Mengonsumsi camilan kaya protein dapat membantu memuaskan rasa lapar dan mengurangi kecenderungan mengonsumsi makanan manis.
Saat berusaha mengurangi konsumsi gula, sebaiknya menghindari situasi yang memicu keinginan makan. Misalnya, bagi yang suka makan makanan manis saat menonton TV, camilan sehat bisa disajikan sebagai pengganti. Orang yang suka makan cokelat ada baiknya menyingkirkan makanan itu dari pandangan atau menggantinya dengan semangkuk buah segar.
Jalan-jalan saat ingin makan makanan manis tidak hanya bisa menjauhkan diri dari makanan, tetapi membuat tubuh mendapatkan dorongan endorfin dari olahraga, yang menumbuhkan perasaan senang dan mengurangi keinginan makan.
Terkadang, dehidrasi dapat memicu keinginan untuk mengonsumsi gula. Minum segelas air dapat membantu mengurangi keinginan makan dan mencegah kebiasaan mengudap makanan manis yang tidak perlu.
BACA JUGA: Cuaca Ekstrem Melanda Lima Kecamatan di Klaten
Mandi air hangat dapat membantu membuat tubuh menjadi rileks, meningkatkan kadar dopamin dan serotonin, serta mengurangi keinginan makan akibat stres atau makan karena emosi.
Jika merasa keinginan makan muncul hanya karena bosan, carilah sesuatu untuk mengalihkan pikiran. Membaca buku, menelepon teman, atau menekuni hobi dapat mengalihkan perhatian dari makanan manis sekaligus membuat diri terstimulasi secara mental.
Kurang tidur dan keinginan makan berjalan beriringan. Jika tubuh tidak cukup istirahat, hormon yang mengendalikan nafsu makan akan terganggu, sehingga kita menginginkan makanan berkalori tinggi. Istirahat cukup membantu mengatur hormon-hormon ini, mengurangi keinginan makan, dan memudahkan memilih makanan yang lebih sehat.
Makanlah pada waktu yang teratur sepanjang hari alih-alih melewatkan waktu makan atau makan secara acak. Kebiasaan makan teratur membantu mengendalikan rasa lapar, mengatur tingkat energi, dan mengurangi keinginan makan.
Stres, kecemasan, atau kemarahan bisa mendorong orang untuk mencari makanan manis agar menenangkan diri.
Namun, makanan tidak bisa menyelesaikan masalah emosional. Jadi, sebaiknya meminta dukungan yang tepat untuk mengatasi masalah emosional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Danantara menyiapkan desain investasi 2026-2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di 13 stasiun.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.