Trump Klaim Aliran Minyak Selat Hormuz Pulih, Lampaui Level Sebelum Perang
Trump mengklaim aliran minyak melalui Selat Hormuz telah pulih dan mencapai level yang sama atau melampaui sebelum perang dengan Iran.
Cemilan keripik - StockCake (Foto oleh AI)
Harianjogja.com, JAKARTA—Penggunaan pewarna kimia pada makanan bisa berdampak terhadap kesehatan anak.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Well and Good pada Kamis (3/10/2024), ahli diet dari Top Nutrition Coaching di Amerika Serikat Tami Best, RDN produsen sering menggunakan pewarna buatan untuk membuat produk makanan menjadi lebih menarik bagi anak-anak.
Produk makanan dengan warna-warna cerah, kebanyakan makanan olahan, menarik minat anak-anak untuk mengonsumsinya.
Padahal, dalam studi yang diterbitkan Juni 2024 di Nutrition Reviews para peneliti menemukan hubungan antara makanan ultra-proses dengan obesitas pada anak dan kondisi kardiometabolik lain seperti diabetes.
Best menyampaikan bahwa diet makanan utuh atau makanan dengan tingkat pemrosesan minimal lebih baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
"Diet makanan utuh adalah diet dengan pemrosesan minimal, di mana makanan yang dimakan berasal dari bumi. Makanan yang dimakan dalam keadaan alami, dalam bentuk tidak diolah, tidak mengandung tambahan pewarna artifisial," katanya.
Meskipun tidak memberikan manfaat gizi apapun, bukan berarti pewarna buatan dalam makanan harus dihindari sepenuhnya.
Best mengatakan bahwa saat ini tidak ada pedoman tentang seberapa banyak pewarna makanan buatan dianggap aman untuk kesehatan.
"Rekomendasi saya adalah membatasi konsumsi produk makanan yang mengandung pewarna (kimia) ini. Pewarna yang aman adalah yang dibuat dari makanan nabati seperti wortel, kismis, bit, dan beri," katanya.
Dia mengingatkan para orang tua untuk memeriksa label makanan dan melihat daftar bahan-bahan pembuatannya.
Best juga mengemukakan perlunya pengurangan ketersediaan dan akses terhadap makanan dengan pewarna buatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Trump mengklaim aliran minyak melalui Selat Hormuz telah pulih dan mencapai level yang sama atau melampaui sebelum perang dengan Iran.
Warga Gading V, Playen, Gunungkidul mulai kesulitan air bersih karena sumur mengering akibat kemarau panjang.
Syahganda Nainggolan mengklarifikasi video lama yang kembali beredar dan menegaskan rekaman dibuat sebelum dirinya masuk pemerintahan.
Kapolri Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi 88 personel setelah dilantik. Sebanyak 23 Pati juga bergeser dan sejumlah Kapolda berganti.
KemenPPPA menegaskan anak terduga pelaku dan anak saksi dalam kasus perundungan hingga tewas di Pemalang tetap harus mendapat perlindungan.
Pemkab Bantul memperpanjang kontrak 3.325 P3K paruh waktu. Sebanyak 10 pegawai tak diperpanjang karena pensiun, mengundurkan diri, kinerja, dan meninggal.