Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi sebagai Jurnalis Korban KM Arupadatu I
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah bisa membantu seseorang mencapai durasi tidur yang optimal. Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Finlandia baru-baru ini.
Laman Medical Daily, Selasa (28/5/2024), menulis penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Nutrition itu mengumpulkan data dari 5.043 orang yang menjadi partisipan National FinHealth 2017 Study di Finlandia. Peneliti membagi tiga kategori pola tidur yaitu tidur pendek kurang dari tujuh jam per hari sebanyak 21%n, tidur normal 7-9 jam per hari sebanyak 76,1% dan tidur panjang dengan lebih dari 9 jam sebanyak 2,9%.
Para peneliti menemukan bahwa orang yang tidur normal menunjukkan asupan buah dan sayuran yang lebih tinggi pada semua subkelompok buah dan sayuran dibandingkan dengan orang yang tidur pendek dan panjang.
BACA JUGA: Muncul Empat Nama di Bursa Calon Bupati Sleman, Ini Daftarnya
“Intervensi yang ditargetkan berfokus pada sub-kelompok buah-buahan dan sayur-sayuran yang memiliki keterkaitan yang jelas, seperti sayuran berdaun hijau dan sayuran buah-buahan dapat menyebabkan perubahan perilaku yang berdampak,” kata para peneliti menyimpulkan.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penurunan asupan buah dan sayur tertentu dikaitkan dengan lama dan pendeknya durasi tidur. Para peneliti juga mencatat bahwa penyimpangan dari durasi tidur normal dikaitkan dengan penurunan konsumsi buah dan sayuran, menunjukkan perlunya mempertimbangkan pola tidur dalam intervensi pola makan.
Nutrisi yang baik tidak hanya menjamin kesehatan secara keseluruhan tetapi juga meningkatkan kualitas tidur. Penelitian tambahan, khususnya studi longitudinal, diperlukan untuk lebih memahami keterkaitan tersebut dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan struktur populasi dan pola makan yang mirip dengan Finlandia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.