Advertisement

Minum Kopi Bikin Gigi Menguning? Begin Penjelasannya...

Redaksi
Rabu, 15 Mei 2024 - 22:27 WIB
Arief Junianto
Minum Kopi Bikin Gigi Menguning? Begin Penjelasannya... Ilustrasi gigi yang sehat. Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kopi kini sudah menjadi minuman yang digemari oleh banyak kalangan mulai dari remaja hingga dewasa. Mengonsumsi kopi menjadi salah satu tren yang diikuti oleh banyak orang, hingga menjadi minuman wajib bagi Gen Z.

Anda dapat menemukan minuman tersebut dalam kafe, minimarket, bahkan tempat-tempat lain yang berada di sudut kota.

Advertisement

Kopi memiliki cita rasa yang khas yaitu manis, pahit, dan creamy yang seimbang. Hal tersebut yang membuat masyarakat tertarik untuk mengonsumsi kopi setiap hari.

Namun, benarkah bahwa konsumsi kopi dapat membuat gigi menjadi kuning? Hal ini terlebih karena Kopi memiliki kandungan kafein dan polifenol.

Dilansir dari healthline.com, polifenol mampu mengatasi masalah pada penyakit jantung, menurunkan kadar gula darah, dan lainnya.

Namun, salah satu bahan kandungan dari polifenol yang dapat menyebabkan timbulnya noda pada gigi. 

Kandungan tersebut adalah tanin yang merupakan jenis polifenol terurai di dalam air. Tanin menjadi senyawa yang menempel dan menyebabkan noda kuning di sekitar gigi. Jika tanin sudah terlalu lama menempel pada gigi, maka warna asli dari gigi tersebut akan memudar.

Jadi, dapat dinyatakan secara jelas bahwa kopi dapat membuat gigi menjadi kuning. Konsumsi kopi secara terus menerus akan membuat gigi rusak dan bernoda, hingga menyebabkan kerusakan yang cukup fatal.

Konsumsi kopi tidak dapat dilakukan setiap hari, apabila Anda ingin kesehatan gigi dapat terjaga dengan baik.

BACA JUGA: Aplikasi Gigi Kecil Untuk Edukasi Kesehatan Gigi Anak, Apa Keunggulannya?

Kerusakan pada gigi disebabkan oleh sifat asam dari kopi yang membuat enamel gigi menjadi lunak dan terjadinya pengikisan secara cepat. Hal tersebut akan memicu terjadinya gigi berlubang dan kerusakan lainnya yang dapat mengganggu aktivitas makan.

Rusaknya enamel pada gigi, membuat penurunan fungsi dan membuat rasa ngilu yang berlebihan. Jika hal tersebut terjadi pada Anda, maka hindari konsumsi minuman dingin yang akan memengaruhi kondisi buruk pada kesehatan gigi.

Munculnya noda kuning pada gigi juga diperkuat oleh adanya konsumsi gula, krimer, dan bahan pemanis lainnya yang digunakan dalam pembuatan kopi. Minuman kopi selalu disajikan dalam kondisi manis, panas, dan dingin.

Hal tersebut yang membuat kondisi gigi semakin buruk dan fungsinya tidak akan sama seperti sebelumnya. Efek dari kafein pun akan membuat tubuh merasa stres dan tidak dapat tidur secara nyenyak.

Tanpa disadari, kafein akan membuat efek sleep bruxism atau menggertakan dan menggesekan gigi satu sama lain. Hal tersebut akan membuat gigi mudah terkikis dan berlubang. Jadi, kesimpulan yang dapat diberikan adalah keberadaan tanin menjadi pemicu utama dari munculnya noda kusam dan membuat gigi terlihat kuning.

Pemicu lainnya disebabkan oleh konsumsi gula dan bahan pemanis lainnya, yang berdampak secara langsung terhadap warna dan kesehatan pada gigi. Dalam konteks tersebut, Anda harus membatasi konsumsi kopi setiap hari, supaya kesehatan gigi tetap bersih dan nyaman.

Bagi Anda yang termasuk pencinta minuman kopi, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi noda kuning pada gigi, yaitu:

  1. Rutin menyikat gigi secara dengan pasta gigi yang tepat.
  2. Mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang tinggi akan kandungan air seperti semangka, melon, dan sebagainya.
  3. Rutin berkumur dengan cairan pembersih noda kuning pada gigi.
  4. Melakukan perawatan gigi dengan baik pada klinik atau dokter gigi terdekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Berani Berinovasi dengan Semangat Memperbaiki, Pesan Dirjen Imigrasi dalam Rakor Perwakilan Imigrasi

News
| Kamis, 30 Mei 2024, 16:37 WIB

Advertisement

alt

Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Setinggi 3,4 Meter

Wisata
| Minggu, 26 Mei 2024, 12:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement