Indonesia Bahas Dwi Kewarganegaraan, Ini 7 Negara Penerapnya
Indonesia membuka peluang dwi kewarganegaraan terbatas. Kenali 7 negara yang mengizinkan warga memiliki kewarganegaraan ganda.
Makanan sumber serat. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tren diet tinggi serat atau fibermaxxing kian populer sebagai strategi menjaga kesehatan, namun ahli gizi klinis mengingatkan praktik ini berisiko memicu gangguan nutrisi jika tidak dijalankan secara proporsional dan sesuai kebutuhan tubuh.
Ahli gizi klinis Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK(K), menilai konsumsi serat berlebihan berpotensi menggeser asupan zat gizi lain yang sama pentingnya, seperti karbohidrat dan protein, sehingga keseimbangan nutrisi harian menjadi terganggu. Ia menegaskan bahwa prinsip dasar gizi tetap menempatkan keseimbangan sebagai fondasi utama pola makan sehat.
Menurut Luciana, kebutuhan serat harian masyarakat Indonesia berada pada kisaran 30–37 gram per hari. Asupan yang melampaui batas tersebut berisiko menurunkan kecukupan zat gizi esensial lain yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang fungsi metabolisme dan daya tahan tubuh.
Masalah lain yang kerap muncul akibat konsumsi serat berlebihan adalah gangguan pencernaan, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang memadai. Kondisi ini dapat memicu sembelit dan rasa tidak nyaman pada saluran cerna, meskipun serat selama ini dikenal bermanfaat bagi kesehatan usus.
"Segala sesuatu yang berlebihan akan berakibat tidak baik. Konsumsi serat berlebihan akan mengurangi asupan makanan dari kelompok lain, misalnya bahan makanan sumber karbohidrat dan protein," kata Luciana, Jumat (24/1/2026).
Luciana menjelaskan bahwa serat tetap memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh jika dikonsumsi sesuai kebutuhan. Serat membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, serta berkontribusi dalam pengendalian berat badan karena memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, serat berperan dalam menjaga kestabilan kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol jahat, serta mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Konsumsi serat yang tepat juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker usus besar
Menyikapi maraknya diet populer tanpa dasar ilmiah yang kuat, Luciana mengimbau masyarakat agar tidak sekadar mengikuti tren. Ia menekankan pentingnya merujuk pada pedoman gizi resmi yang disusun oleh institusi berwenang sebagai acuan pola makan sehari-hari.
"Sebaiknya mengikuti pedoman yang dianjurkan institusi yang bertanggung jawab. Anjuran konsumsi sayur dan buah, yang keduanya merupakan sumber serat, adalah setengah dari piring makan kita,” katanya.
Luciana menambahkan bahwa penerapan pola makan dengan gizi seimbang, termasuk pengaturan konsumsi serat sesuai kebutuhan, merupakan kunci menjaga kesehatan jangka panjang sekaligus mencegah dampak negatif dari praktik diet ekstrem yang tidak terkontrol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia membuka peluang dwi kewarganegaraan terbatas. Kenali 7 negara yang mengizinkan warga memiliki kewarganegaraan ganda.
KPK meralat nama wakil rektor Unsoed yang terjaring OTT. Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno disebut ikut diamankan.
Daftar mobil listrik murah 2026 mulai Rp150 jutaan, lengkap dengan harga, jarak tempuh, kelebihan, dan tips sebelum membeli.
TKA SMA/SMK 2026 digelar empat hari mulai Oktober. Simak jadwal mata ujian, gelombang pelaksanaan, simulasi, dan gladi bersih
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.
Bank Jateng secara resmi dinobatkan sebagai Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam ajang 31st Infobank Award 2026