Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Masker wajah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Make-up atau riasan yang ringan dan alami dinilai cocok untuk digunakan selama berkegiatan pada bulan Ramadan, yang akan tiba dalam waktu dekat.
Salah seorang pendiri dan CMO Social Bella Chrisanti Indiana mengatakan riasan ringan yang membuat wajah tampil segar bisa digunakan selama bulan Ramadhan. Tampilan yang ringan juga menggantikan tren riasan yang lebih berat dan dramatis beberapa waktu lalu.
“Jadi, banyak sekali tren yang kita liat di merek kecantikan, make-up-nya supaya keliatan lebih segar karena selama puasa mungkin akan keliatan lebih gelap, kurang tidur, capai,” kata Chrisanti, Selasa (27/2/2024).
BACA JUGA : Asah Ketrampilan Seniman Muda, Kelurahan Gunungketur Gelar Pelatihan Rias Karakter
Warna-warna lembut seperti peach menjadi pilihan populer, memberikan sentuhan keceriaan pada wajah yang mungkin terlihat lelah akibat kurang tidur dan kelelahan selama bulan Ramadhan.
Namun, menurut Santi kecantikan yang sejati juga berasal dari perawatan kulit yang baik. Oleh karena itu, tren kedua yang terlihat jelas adalah peningkatan fokus pada hidrasi kulit.
Dengan cuaca yang panas dan kebutuhan kulit untuk tetap terhidrasi selama puasa, banyak merek perawatan kulit telah meluncurkan produk-produk yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan kelembapan kulit dan memperkuat skin barrier (lapisan terluar kulit).
“Kita terfokus pada hidrasi itu yang paling penting, mungkin beberapa merek kecantikan juga akan meluncurkan produk yang lebih fokus untuk memperbaiki skin barrier juga. Jadi, walaupun sedang puasa dan cuaca sedang panas kulit tetap terjaga kesehatannya,” ujar Chrisanti.
Selain perawatan kulit, aroma juga menjadi fokus penting dalam tren kecantikan Ramadhan tahun ini. Parfum, dengan keharumannya yang memikat, menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Ramadhan.
Pemilihan wewangian yang tepat tidak hanya memberikan kesegaran, tetapi, juga menambah daya tarik dan percaya diri saat bertemu dengan teman-teman dan keluarga saat berbuka puasa. “Fragrance [wewangian] yang akan dipilih mungkin cenderung ke lebih fruity, fresh, floral. Jadi, lebih segar intinya, ya,” Chrisanti menjelaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.