Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Salmon/newhealthguide.org
Harianjogja.com, JAKARTA—Makanan laut atau seafood biasanya dihindari oleh beberapa orang karena mengandung kolesterol tinggi. Namun, ada beberapa yang kandungan kolesterolnya rendah.
Kolesterol tinggi sering dikaitkan dengan penyakit jantung. Oleh karena itu, Anda perlu memahami apa itu kolesterol dan kaitannya dengan kesehatan jantung. Kolesterol merupakan zat berlemak yang memiliki dua jenis, yaitu baik dan buruk.
Dilansir dari Times of India, kolesterol baik, lipoprotein densitas tinggi, membantu membawa kolesterol jahat dari seluruh tubuh ke hati untuk dieliminasi.
Sementara itu, kolesterol jahat, low density lipoprotein, membentuk plak dan menumpuk di arteri dan menyumbatnya. Ini memengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh.
Ada beberapa penelitian yang mengatakan meskipun kadar kolesterol tinggi dalam makanan laut, mereka tidak sepenuhnya tidak sehat. Makanan laut memiliki banyak manfaat dan ada pilihan yang rendah kolesterol.
Ikan salmon dikenal kaya akan asam lemak Omega-3 yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Dilansir dari Timoti's, The American Heart Association bahkan merekomendasikan makan dua porsi ikan seminggu.
Sama seperti ikan salmon, ikan tuna juga kaya akan asam lemak omega-3. Dilihat dari penampilan ikan tuna yang lemaknya berlimpah, ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama bagi kesehatan jantung.
Kerang harus dihindari oleh orang dengan kolesterol tinggi. Beberapa jenis kerang mungkin memiliki kolesterol yang lebih rendah. Dilansir dari Very Well Health, kerang juga lebih rendah kalori. Kerang adalah sumber nutrisi jantung yang sangat baik dan tampaknya tidak berkontribusi terhadap penyakit jantung atau kolesterol tinggi. Kerang mengandung asam lemak omega-3, vitamin B12, vitamin D, kalium, dan magnesium.
Ikan pari juga memiliki nutrisi yang baik bagi kesehatan jantung. Tidak hanya kaya vitamin, ini juga mengandung lemak baik, seperti lemak omega-3.
Ikan sarden sama seperti salmon dan tuna yang memiliki lemak omega-3. Namun, Anda tidak boleh mengonsumsi ikan sarden kalengan karena ada bahan tambahan, seperti garam dan pengawet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.