Film The Longest Wait Tayang 28 Oktober, Jay Idzes Beraksi
Film The Longest Wait tentang perjuangan Timnas Indonesia tayang 28 Oktober 2026. Simak trailer dan pesan Jay Idzes untuk suporter Garuda.
Dokter. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pekerjaan seseorang ternyata dapat ikut memengaruhi daya tariknya saat mencari pasangan. Bukan semata-mata karena penghasilan atau status sosial, profesi yang menuntut kepedulian, kecerdasan, dan keberanian juga dinilai memiliki nilai lebih dalam hubungan romantis.
Survei yang dilakukan aplikasi kencan The League terhadap 1.000 pria dan 1.000 perempuan menemukan sejumlah bidang pekerjaan yang dianggap menarik oleh orang-orang yang sedang mencari pasangan. Hasilnya, tenaga kesehatan menempati posisi teratas, disusul tenaga pendidik dan petugas tanggap darurat.
Dilansir dari YourTango, temuan tersebut memperlihatkan bahwa persepsi terhadap pekerjaan berkaitan pula dengan karakter yang diasosiasikan dengan profesi tertentu. Meski demikian, preferensi setiap orang bisa berbeda dan hasil survei ini tidak otomatis menggambarkan pilihan seluruh masyarakat.
Sebanyak 29 persen responden memilih profesi ini.
Dokter, perawat, dan terapis menjadi kelompok pekerjaan yang paling banyak dinilai menarik untuk dijadikan pasangan. Menurut pakar hubungan The League, Rachel DeAlto, profesi di bidang kesehatan menggabungkan beberapa kualitas yang dianggap positif, seperti kecerdasan, kestabilan finansial, serta kemampuan merawat orang lain.
Pekerjaan yang menuntut empati dan kepedulian juga dapat membentuk kesan bahwa seseorang mampu memahami kebutuhan pasangannya. Namun, ketertarikan terhadap pekerjaan sendiri turut menjadi pertimbangan.
Sebanyak 40 persen responden sepakat bahwa calon pasangan perlu memiliki antusiasme terhadap profesi yang dijalani. Artinya, pekerjaan tidak hanya dinilai dari nama atau statusnya, tetapi juga dari bagaimana seseorang menjalani karier tersebut.
Sebanyak 23 persen responden menilai profesi ini menarik.
Guru, asisten pengajar, dan tutor menempati posisi kedua. Profesi di bidang pendidikan membutuhkan kesabaran, keterampilan komunikasi, dan kemampuan memahami orang lain, yang dapat menjadi nilai positif dalam hubungan.
Ada pula perbedaan penilaian antara responden pria dan perempuan. Sebanyak 28 persen pria menganggap pekerjaan di bidang pendidikan menarik, sementara persentase perempuan yang memiliki pandangan serupa mencapai 18 persen.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa preferensi dalam memilih pasangan tidak selalu sama. Daya tarik pekerjaan dapat dipengaruhi oleh pandangan dan pengalaman masing-masing individu, bukan hanya besarnya penghasilan atau prestise profesi.
Sebanyak 19 persen responden memilih bidang ini.
Pemadam kebakaran, petugas medis darurat, perawat instalasi gawat darurat, dan dokter termasuk dalam kelompok profesi yang menangani situasi kritis. Pekerjaan tersebut menuntut keberanian, ketahanan mental, serta kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.
Karakteristik itu dapat memunculkan kesan tangguh dan bertanggung jawab. Bagi sebagian orang, dedikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dalam situasi berisiko menjadi daya tarik tersendiri.
Meski demikian, pekerjaan tanggap darurat juga memiliki tantangan besar. Para pekerjanya dapat menghadapi tekanan emosional dan pengalaman berat, sehingga kehidupan mereka tidak selalu sesuai dengan gambaran romantis yang kerap muncul dalam film atau serial televisi.
Sebanyak 18 persen responden menilai bidang ini menarik.
Bidang hukum, termasuk profesi pengacara dan polisi, juga masuk dalam daftar pekerjaan yang menarik untuk dijadikan pasangan. Profesi ini kerap diasosiasikan dengan kecerdasan, kemampuan berpikir kritis, dan ketegasan.
Namun, tuntutan pekerjaan dapat menjadi tantangan dalam kehidupan romantis. Survei tersebut menemukan bahwa 39 persen responden generasi Z dan 47 persen responden milenial menganggap seseorang yang masih sibuk bekerja saat kencan pertama sebagai hal yang mengurangi daya tarik.
Selain itu, sebanyak 34 persen responden menilai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sebagai aspek penting dari calon pasangan.
Temuan ini memperlihatkan bahwa pencapaian karier saja belum tentu cukup. Kemampuan menyediakan waktu untuk membangun hubungan juga menjadi pertimbangan, terutama ketika pekerjaan memiliki tuntutan tinggi.
Bidang bisnis turut masuk dalam daftar profesi yang dianggap menarik. Salah satu pertimbangan yang disorot adalah kemungkinan adanya fleksibilitas dalam mengatur pekerjaan dan kehidupan pribadi, meskipun hal tersebut bergantung pada jenis pekerjaan serta tanggung jawab masing-masing.
Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dinilai penting oleh 34 persen responden. Aspek ini juga sejalan dengan penelitian yang diterbitkan dalam Philippine Social Sciences and Humanities Review, yang menemukan hubungan positif antara keseimbangan kehidupan kerja dan kebahagiaan.
Dengan demikian, daya tarik seseorang tidak selalu bergantung pada pencapaian profesional. Kemampuan mengatur waktu, menjalani kehidupan di luar pekerjaan, dan memberikan perhatian kepada pasangan juga dapat menjadi pertimbangan.
Sebanyak 17 persen responden memilih profesi ini.
Pekerja di bidang sains, seperti farmasi, kimia, dan penelitian, juga dinilai menarik oleh sebagian responden. Kecerdasan dan antusiasme terhadap bidang yang ditekuni diduga menjadi bagian dari daya tarik tersebut.
Orang yang memiliki pengetahuan luas dan tertarik mendalami pekerjaannya dapat menghadirkan percakapan yang lebih beragam serta perspektif baru dalam hubungan.
Sebuah penelitian pada 2018 juga menemukan bahwa individu dengan tingkat kecerdasan pada persentil ke-90, yang dalam sumber dikaitkan dengan IQ 120 atau lebih, cenderung dinilai lebih menarik dan diinginkan sebagai pasangan jangka panjang.
Meski begitu, kecerdasan bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan hubungan. Komunikasi yang sehat, sikap saling menghargai, dan kesamaan nilai tetap berperan penting dalam membangun hubungan yang bertahan lama.
Survei The League menunjukkan bahwa pekerjaan dapat memengaruhi persepsi seseorang terhadap calon pasangan. Tenaga kesehatan, pendidik, petugas tanggap darurat, pekerja hukum, pekerja bisnis, dan pekerja sains memiliki karakteristik yang diasosiasikan dengan kepedulian, kecerdasan, keberanian, atau keseimbangan hidup.
Namun, hasil tersebut tidak berarti orang yang bekerja di bidang lain kurang menarik atau tidak cocok dijadikan pasangan. Penilaian terhadap profesi merupakan preferensi, bukan ukuran mutlak kualitas seseorang.
Pada akhirnya, hubungan yang sehat tetap membutuhkan kecocokan kepribadian, komunikasi terbuka, komitmen, dan kemampuan memperlakukan satu sama lain dengan baik. Pekerjaan dapat menjadi salah satu hal yang menarik perhatian pada awal perkenalan, tetapi bukan satu-satunya penentu keberhasilan hubungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film The Longest Wait tentang perjuangan Timnas Indonesia tayang 28 Oktober 2026. Simak trailer dan pesan Jay Idzes untuk suporter Garuda.
Pieter Huistra mendukung penggalangan donasi masker dan obat tetes mata untuk korban karhutla di Kalimantan jelang Persebaya vs PSS Sleman.
Bandara Western Sydney International di Australia dijadwalkan dibuka 25 Oktober 2026, dengan kapasitas awal 10 juta penumpang per tahun.
Harianjogja.com, JOGJA—Management PSIM Jogja resmi mengakhiri kerjasama dengan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih. Sebulan kedepan akan digantikan sementara o
Garudayaksa FC meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027 usai comeback 3-1 atas Arema FC di Stadion Pakansari.
Survei The League mengungkap enam profesi yang dinilai menarik untuk pasangan, mulai dari tenaga kesehatan hingga pekerja sains.