BLT Kesra Rp900 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Ilustrasi bad mod. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kurang tidur, cuaca yang panas, bertemu orang yang menyebalkan, dan beragam penyebab lainnya merusak suasana hati dan bisa membuat kita menjadi bad mood. Imbasnya kamu malas melakukan aktivitas apapun atau menyelesaikan pekerjaanmu.
Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda untuk mengatasi bad mood, satu yang paling umum adalah makan terutama makanan manis. Padahal mengonsumsi makan dengan kandungan gula yang tinggi justru makin memperburuk suasana hati.
Sebaiknya saat bad mood melanda konsumsilah makanan yang mengandung asam lemak omega-3, probiotik, serat, mineral, seperti zinc, selenium, magnesium, protein, asam folat (vitamin B9), dan ragam jenis vitamin B lainnya.
Berikut beberapa makanan sehat yang membantu memperbaiki suasana hati saat bad mood melanda:
Baca juga: Suami Tina Toon Bukan dari Kalangan Artis Ataupun Politikus
Anggapan coklat dapat memperbaiki mood ternyata sebuah fakta. Namun bukan coklat dengan pemanis tambahan melainkan coklat murni atau dark chocolate.
Studi menemukan kandungan flavonoid yang tinggi pada dark chocolate terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kesehatan otak dimana semua hal itu berkaitan dengan kontrol suasana hati.
Buah kaya asam amino triptofan dan vitamin B6 ini. Dimana vitamin B6 sendiri memiliki peran penting untuk membantu proses asam amino triptofan diubah menjadi hormon serotonin dan dopamin, yakni zat kimia di otak yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki suasana hati dengan memberi rasa nyaman dan menyenangkan.
Almond, pistachio, kacang mete, kacang tanah, dan kenari, biji labu, biji bunga matahari, dan wijen juga tinggi kandungan asam amino triptofan dan vitamin B6 yang membantu produksi serotonin pada tubuh.
Selain membantu mengurangi stres kacang-kacangan seperti almond, pistachio, dan kenari juga dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah. Sementara kandungan magnesium pada kacang-kacangan dan biji-bijian dalam sebuah penelitian ditemukan bermanfaat bagi individu dengan tingkat kecemasan ringan hingga sedang,
Makanan fermentasi seperti yoghurt, kombucha, kimchi, dan sejenisnya memiliki kandungan probiotik. Selain baik untuk kesehatan usus dengan membantu pertumbuhan bakteri sehat di usus dan juga meningkatkan kadar serotonin.
Faktanya 90% serotonin dalam tubuh diproduksi langsung oleh mikrobioma usus atau kumpulan bakteri sehat di usus. Melansir dari Everyday Health, sebuah artikel yang mengutip beberapa studi menemukan bahwa kesehatan usus berhubungan erat dengan meningkatnya kecemasan, depresi, dan suasana hati.
Ikan yang kaya kandungan asam lemak omega-3 seperti ikan tuna, makarel atau tenggiri, sarden, salmon, kembung, teri, dan ragam ikan lainnya, dapat membantu meredakan depresi. Studi menunjukkan bahwa seseorang yang rutin mengonsumsi ikan memiliki kecenderungan mengalami depresi lebih rendah.
Hal ini berkat dua jenis asam lemak omega-3 yakni asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA) yang mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah sekaligus membantu memperbaiki aliran darah di otak serta jantung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Harga iPhone 15 dan iPhone 16 turun Rp1,5 juta pada awal Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18.
Eksim dapat berlangsung lama dan berulang. Kenali pemicu serta perubahan kondisi kulit untuk membantu mencegah kekambuhan.
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.