Advertisement
Startup Ini Bikin Permen Unik, Bisa Atasi Kekurangan Cairan
Jelly Drops, permen yang bisa mengatasi kekurangan cairan. - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, LONDON—Startup yang berbasis di Inggris bernama Jelly Drops telah membuat kemajuan signifikan di bidang keperawatan dan kedokteran melalui permen. Camilan ini adalah air manis yang dibuat untuk pasien demensia yang berjuang melawan kekurangan asupan cairan.
Melansir techacute, Lewis Hornby, penemu permen air JellyDrops, mengklaim bahwa inspirasi di balik produk tersebut adalah neneknya, Pat, yang menderita demensia. Suatu hari, dia dilarikan ke rumah sakit karena dehidrasi parah. Untungnya, dia pulih, tetapi hal ini membuat Hornby memikirkan cara mengatasi masalah ini. Menurut para ahli, pasien demensia berjuang dengan hidrasi.
Advertisement
Hornby menghabiskan satu bulan di rumah perawatan Pat untuk memikirkan solusi yang tepat. Setelah 18 bulan, akhirnya ia mendapatkan solusinya dalam bentuk produk permen air manis. Sejak peluncuran perusahaan mereka, Jelly Drops telah menerima 15 penghargaan.
Selain membantu pasien dengan demensia seperti Penyakit Alzheimer, Jelly Drops juga membantu siapa saja yang mengalami kesulitan hidrasi dan masalah ngemil. Rupanya, mereka yang menderita demensia tidak hanya kesulitan memegang peralatan minum, tetapi juga lupa minum air sama sekali. Di lain waktu, ketidakmampuan untuk berkomunikasi atau mengidentifikasi rasa haus juga dapat menyebabkan dehidrasi.
Jelly Drops bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan mengubah air dari cairan menjadi bentuk permen dan memberinya warna cerah dan ukuran kecil. Fitur-fitur ini juga cenderung membantu orang yang kesulitan hidrasi.
Kemasannya transparan yang menarik pasien demensia ke permen berwarna cerah dan mengurangi kemungkinan lupa. Konsumen sepakat bahwa Jelly Drops meningkatkan asupan air, menghemat waktu, dan membuat pengalaman menyenangkan bagi penderita demensia.
Meski tampilannya seperti permen manis pada umumnya, Jelly Drops bebas gula dan terbuat dari 95% air. Selain itu, permen ini vegan dan ditambahkan elektrolit. Teksturnya mudah dikunyah seperti trifle jelly.
Namun, satu kelemahannya adalah permen itu sebenarnya bukan untuk semua orang saat ini. Jelly Drops mungkin tidak cocok untuk orang yang mengalami kesulitan menelan. Perusahaan menyarankan untuk berkonsultasi dengan terapis bicara dan bahasa terlebih dahulu sebelum menggunakan permen ini jika Anda mengalami kesulitan menelan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mensos Bakal Sanksi 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Kerja Usai Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Tersasar Google Maps ke Jalan Sawah, Pemudik Dibantu Warga di Kalasan
- Gunungkidul Buka Klinik Hewan, Layani USG dan Vaksin Gratis
- GT Purwomartani Buka hingga 22.00 WIB, Kendaraan Dialihkan ke Tol
- Pantai Kulonprogo Berbahaya, Petugas Larang Wisatawan Berenang
- 157 Ribu Wisatawan Serbu Gunungkidul, PAD Tembus Rp1,9 Miliar
Advertisement
Advertisement





