Tragis! Pemuda Sragen Tewas Tertemper KA Malioboro Express
Seorang pemuda Sragen tewas tertemper KA Malioboro Express. Simak kronologi kejadian dan fakta lengkap di sini.
Ilustrasi makanan instan/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Mengonsumsi makanan penutup dinilai menjadi suatu kewajiban setelah makan. Tak jarang, hal ini sulit untuk dikendalikan dari diri Anda.
Dilansir Real Simple, mengidam gula kerap kali merupakan hasil dari kebiasaan. Saat menikmati makanan penutup berarti Anda melepaskan hormon perasaan senang yang disebut dopamin dan hormon yang mengatur kadar gula darah disebut insulin.
BACA JUGA: 5 Cemilan Sehat Larut Malam saat Lapar Melanda
Hal ini menyebabkan peningkatan pelepasan dopamin yang membuat Anda akan merasa senang dan mengubah perilaku makan manis menjadi suatu kebiasaan. Hal ini yang menyadarkan bahwa setiap kali kita makan makanan manis akan membuat Anda merasa baik.
Sebagai upaya menjaga kesehatan, cobalah ubah kebiasaan Anda dengan makanan pengganti yang lebih sehat. Misalnya, buat secangkir teh tanpa kafein atau konsumsi kacang-kacangan. Selain itu, makanan manis berkualitas tinggi tanpa bahan buatan juga dapat menjadi pilihan dibandingkan dengan makanan manis berkualitas rendah.
Tingkat konsumsi gula atau makanan manis yang tinggi dapat mempengaruhi kesehatan usus, radang usus, dan masalah saluran pencernaan lainnya. Untuk itu, Anda perlu melakukan perubahan gaya hidup untuk meningkatkan kesehatan mikrobioma usus Anda secara alami.
Salah satunya dengan mengonsumsi banyak makanan berserat tinggi, mengonsumsi lebih banyak makanan probiotik (makanan yang difermentasi), dan makan untuk mengurangi peradangan dengan mengutamakan makanan yang bersifat antiinflamasi.
Alasan lain mengapa Anda mungkin selalu menginginkan makanan penutup adalah hormon lapar ghrelin yang meningkat karena respons terhadap asupan gula dan dapat berkontribusi pada ketagihan gula. Untuk menjaga keseimbangan gula darah, Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat.
Jika Anda merasa ingin menikmati es krim setelah melewati hari yang melelahkan, mungkin ada hubungannya dengan kadar serotonin Anda. Hal itu disebabkan karena serotonin membantu mengatur suasana hati. Oleh karena itu, wajar bila Anda menginginkannya ketika merasa cemas, stres, atau depresi.
Untuk itu, cobalah untuk melakukan olahraga teratur yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengatasi stres. Adapun meditasi dan latihan pernapasan juga dapat mengatasi hal ini.
Sulit untuk menghentikan tingkat konsumsi makanan manis juga bisa terjadi karena kurangnya tidur di malam hari. Cobalah untuk berolahragalah secara teratur, tetapi jangan berolahraga dua hingga tiga jam sebelum tidur, hindari tidur siang lebih dari 20 menit, cobalah untuk bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari, dan jangan gunakan ponsel satu jam sebelum waktu tidur Anda.
Adapun makanan sehat yang dapat Anda konsumsi saat menginginkan makanan manis seperti buah segar, kacang-kacangan, yogurt, cokelat hitam yang lebih rendah gula dibanding cokelat susu, dan biskuit gandum utuh dengan keju yang menyediakan banyak protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks untuk mengurangi rasa lapar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Seorang pemuda Sragen tewas tertemper KA Malioboro Express. Simak kronologi kejadian dan fakta lengkap di sini.
Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 jadi laga krusial Grup B dengan peluang seimbang dan tekanan besar bagi kedua tim.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 19 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 19 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Gatal seluruh tubuh bisa jadi tanda gagal ginjal. Kenali penyebab, gejala, dan cara mengatasinya sejak dini.
Lionel Messi memimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 3 gol. Harry Kane, Mbappe, Haaland mengikuti dengan 2 gol. Simak daftar lengkapnya.