Pelni Minta Semua Kapal Melintas di Laut Jawa Ikut Pantau Virgo Transport 8
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Wanita memiliki peluang 2 hingga 3 kali lebih tinggi mengalami nyeri migrain dibandingkan pria. Kondisi ini kerap menyerang wanita pada kisaran usia 18 hingga 44 tahun, terutama wanita hamil.
Melansir dari Medical Daily, peneliti dari Brigham and Women's Hospital di Boston mengatakan migrain dapat menyebabkan hasil kehamilan yang merugikan.
Berdasarkan studi skala besar yang dilakukan untuk memastikan kaitan antara migrain yang sudah ada sebelumnya serta kemungkinan mengalami diabetes gestasional, hipertensi gestasional, preeklampsia, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah sepanjang masa kehamilan.
Diterbitkan dalam jurnal Neurology, hasilnya ditemukan migrain tidak memiliki kaitan dengan diabetes gestasional atau berat badan lahir bayi rendah namun terdapat kaitan lebih tinggi terhadap risiko kelahiran prematur 17%, hipertensi gestasional 28%, dan risiko preeklampsia 40%.
Baca juga: 6 Cara Hilangkan Komedo di Wajah, Dijamin Tidak Kembali Lagi
Berdasarkan pengamatan para peneliti sakit kepala yang makin parah dapat meningkatkan kemungkinan komplikasi selama kehamilan. Berbeda dengan mereka yang mengonsumsi aspirin kemungkinan risiko mengalami kelahiran prematur dan komplikasi seperti preeklampsia, jauh lebih rendah.
Meski tidak terlibat dalam penelitian Sarah E. Vollbracht, profesor neurologi di Universitas Columbia di New York menyatakan skrining migrain harus dimasukkan dalam penilaian obstetrik awal menilai dari temuan tersebut.
"Mengingat tingginya prevalensi migrain pada wanita usia subur, temuan ini menunjukkan bahwa skrining migrain harus dimasukkan dalam penilaian obstetrik awal untuk menentukan apakah seorang wanita berisiko hasil kehamilan yang merugikan dan wanita dengan migrain harus diikuti selama kehamilan dan dipantau untuk perkembangan gangguan hipertensi pada kehamilan," jelasnya.
Sisi lain Dr. Matthew Robbins, profesor neurologi di Weill Cornell Medicine di New York berpendapat bahwa temuan ini disinyalir dapat membuka jalan baru akan penelitian terkait subjek tersebut di masa depan.
"Kini kita mengetahui bahwa risiko ini dapat meluas ke komplikasi kehamilan termasuk tingkat yang lebih tinggi dari kondisi kardiovaskular khusus kehamilan seperti hipertensi gestasional dan preeklampsia," katanya mengutip dari Medical News Today.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Menhut Raja Juli Antoni membekukan izin tiga perusahaan di Kaltim terkait karhutla dan memerintahkan pemulihan ekosistem.