BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Ilustrasi stres/Reuters-Paul Hackett
Harianjogja.com, JAKARTA—Stres merupkan sebuah kondisi umum yang dapat dialami oleh semua orang dari berbagai kalangan usia atau jenis kelamin. Aktivitas yang mendukung perawatan diri dapat membantu mengurangi stres.
Dilansir Healthline, faktanya, jutaan orang dewasa di Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka merasa stres atau cemas setiap hari. Pekerjaan, masalah keluarga, masalah kesehatan, dan kewajiban keuangan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang biasanya berkontribusi pada peningkatan tingkat stres. Terlebih lagi, faktor-faktor seperti genetika, tingkat dukungan sosial, gaya koping, dan tipe kepribadian memengaruhi kerentanan seseorang terhadap stres.
Beberapa orang lebih cenderung mengalami stres daripada yang lain. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa orang tua, orang dalam profesi seperti perawatan kesehatan dan pekerjaan sosial, orang berwarna, dan individu LGBTQIA+ cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi.
Berikut adalah tips untuk meredakan dan menghilangkan stres:
1. Melakukan lebih banyak aktivitas fisik
Olahraga teratur dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki gejala yang berkaitan dengan kondisi kesehatan mental umum seperti kecemasan dan depresi.
2. Ikuti diet sehat
Melakukan diet dan membatasi makanan olahan dapat memberi tubuh Anda nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal dan mengurangi risiko kekurangan nutrisi yang membantu mengatur stres.
3. Kurangi penggunaan ponsel
Meminimalkan waktu layar dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur pada anak-anak dan orang dewasa.
4. Konsumsi suplemen
Suplemen tertentu dapat mengurangi tingkat stres, termasuk magnesium, L-theanine, rhodiola, dan vitamin B.
5. Perawatan diri
Perawatan diri adalah bagian penting dari mengelola stres. Beberapa perawatan sederhana yang mungkin bisa dicoba adalah yoga, menyalakan lilin terapi, mandi, dan membaca buku yang bagus.
6. Kurangi asupan kafein
Meskipun kepekaan orang terhadap kafein sangat bervariasi, kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan stres dan kecemasan.
7. Menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga
Memiliki ikatan sosial yang kuat dapat membantu melewati masa-masa stres dan penting untuk kesehatan mental secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo membantah terlibat dugaan doxing terhadap dosen UGM Nabiyla Risfa Izzati dan menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik.
Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris. Simak perjalanan politik mantan jurnalis dan eks Wali Kota Greater Manchester tersebut.
Indonesia menghadapi Kamboja pada laga pembuka SEA V Cup 2026 putaran kedua di Jakarta. Misi balas kekalahan dan buru tiket semifinal.
RUU PFII yang terdiri atas 10 bab dan 73 pasal segera disahkan. Atur insentif pajak, pengadilan khusus, dan pusat finansial internasional Indonesia.
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.