Resmi! Standar B50 Berlaku Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya
Pemerintah tetapkan standar baru biodiesel B50 mulai Juli 2026. Simak aturan, syarat, dan sanksinya..
ilustrasi. /Reuters-Ina Fassbender
Harianjogja.com, JOGJA—Rutinitas menyiapkan takjil atau memasak menu buka dan sahur menjadi hal yang paling dinantikan umat Islam di bulan Ramadan. Makan bersama yang dahulu terasa sederhana kini terasa istimewa dibandingkan hari biasa.
Menjaga nutrisi tetap harus diperhatikan selama berpuasa agar tidak cepat merasa lapar dan lemas sehingga ibadah puasa dijalani dengan maksimal.
Melansir Antara dari keterangan pers Shopee, berikut ini tips mengonsumsi menu makanan yang penuh nutrisi yang sehat namun tetap lezat serta cepat sepanjang bulan puasa:
1. Buat meal plan yang sehat dan bernutrisi untuk satu minggu kedepan
Agar tidak bingung dan tidak bosan dengan menu yang itu-itu saja keluarga dapat menyusun meal plan atau merencanakan menu makanan yang sehat dan bernutrisi untuk satu minggu ke depan.
Baca juga: Shaggydog Rilis Dagangan Baru, Kini Ada New Boys Cap dan Tumbler
Setelah meal plan telah tersusun lalu buat daftar belanjaan bahan makanan yang harus dibeli sehingga kamu bisa menyetok bahan makanan dari jauh-jauh hari. Bahan makanan seperti daging segar hingga sayur dan buah-buahan misalnya bisa dibeli melalui lokapasar digital.
2. Persiapkan stok bahan makanan agar masak lebih cepat dan praktis
Food preparation atau mempersiapkan bahan makanan di awal setelah berbelanja akan memudahkan dan mempercepat proses memasak saat sahur dan berbuka puasa.
Caranya simpan tiap bahan makanan dengan wadah berbeda. Misalnya simpan sayuran dengan wadah kedap udara sehingga dapat bertahan selama dua hingga tiga hari di dalam kulkas. Sementara itu simpan daging merah, ikan, dan ayam di dalam freezer. Siapkan pula bumbu dasar seperti bumbu putih, merah, maupun kuning demi mempersingkat waktu memasak.
3. Penuhi asupan protein dan serat agar kenyang lebih lama
Meski jumlah makanan yang dikonsumsi memenuhi piring tidak berarti rasa kenyang bertahan lebih lama. Memperhatikan kualitas asupan justru lebih efektif dalam menahan lapar lebih lama, yakni dengan mengonsumsi makanan mengandung protein, lemak dan karbohidrat kompleks, serta asupan serat yang cukup baik saat sahur maupun berbuka.
Selain mendapat cadangan energi dari makanan tinggi protein, dengan asupan lemak, karbohidrat, dan serat yang tepat akan membuat efek kenyang yang lebih lama. Kamu juga bisa memakan camilan di malam hari setelah berbuka puasa atau sebelum imsak untuk menambah energi puasa dalam sehari.
4. Hindari dehidrasi dengan minum delapan gelas per hari
Setiap harinya tubuh membutuhkan cairan dari minum air sebanyak delapan gelas atau sekitar dua liter per hari hal ini tentunya tetap harus dipenuhi selama berpuasa. Namun karena waktu yang terbatas dari sore hingga subuh ada cara tersendiri untuk menyiasati memenuhi asupan air.
Lakukan pola minum dua gelas air putih saat sahur dan berbuka, sisanya yakni empat gelas saat malam hari menjelang waktu tidur. Dengan demikian tubuh lebih mudah untuk memproses dan mencerna makanan yang masuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah tetapkan standar baru biodiesel B50 mulai Juli 2026. Simak aturan, syarat, dan sanksinya..
Tarif masuk pantai Bantul sisi barat turun jadi Rp5.000. Pemkab optimistis kunjungan naik dan PAD ikut terdongkrak.
Pendidikan DIY diperkuat melalui kolaborasi daerah, digitalisasi data, dan strategi menekan anak tidak sekolah dalam KPI 2026 di UNY.
Pemkab Klaten luncurkan beasiswa kuliah Rp1 miliar. Bupati Hamenang pastikan akses pendidikan merata bagi warga kurang mampu.
Jadwal KRL Jogja–Solo Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.