Ciu Bekonang Ditetapkan sebagai Warisan Budata Tak Benda
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Ilustrasi hasil self photo studio./istockphoto\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Mengabadikan momen manis, lucu, bersama sahabat atau yang terkasih, tak cukup dengan mengandalkan ponselmu saja. Kamu bisa coba cara baru yang menjadi tren saat ini yakni dengan self photo studio.
Seru-seruan bersama teman atau menjajal pose-pose romantis ala drakor kesukaanmu bersama pasangan, kini begitu mudah kamu abadikan lewat self photo studio dengan kualitas foto yang jauh lebih baik dibanding kamera ponselmu.
Berikut daftar self photo studio di Jogja yang bisa kamu coba.
Konsep foto di Living Room cukup berbeda dengan yang lain. Kamu akan tampak lebih ikonik dengan konsep spotlight. Ada pula pilihan background lainnya yang bisa kamu sesuaikan, tersedia pula properti foto yang bisa dipakai secara gratis untuk mendukung pose andalanmu. hasil fotonya pun bisa kamu cetak dengan desain yang simple, menarik ataupun unik sekalipun.
Lokasinya ada di Sanggrahan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Harga yang ditawarkan cukup bervariasi tergantung pilihanmu mulai dari Rp85.000-Rp150.000. Beroperasi mulai pukul 13.00-21.00 WIB setiap hari kecuali hari Kamis.
Baca juga: 5 Langkah-Langkah Mandi Menggunakan Shower
Background polosan tanpa tambahan properti sudah terlalu biasa untukmu. Visual Space menawarkan berbagai background mulai dari pola abstrak warna-warni ala Pop Liquid atau foto naik keranjang belanja dengan konsep Living Coral bahkan foto sambil mandi bola serba pink muda di Pink Pool juga bisa.
Tenang background sederhana dengan warna earth tone yang cocok untuk foto wisuda pun ada. Cukup datangi Visual Space yang buka mulai pukul 13.00-21.00 WIB setiap hari di Jalan Anggajaya 1, Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Harganya tergolong terjangkau mulai dari Rp30.000 saja kamu dapat waktu 10 menit untuk foto sepuasnya.
Pernah liat foto dengan background proyektor yang cukup viral, Snap O Snap juga punya. Kamu bisa pilih sendiri background yang kamu inginkan. Lebih pede dengan background warna polosan, tentunya ada juga dong. Tersedia pula aksesoris yang lucu dan ikonik menambah pesona dari outfit dan posemu. Hasil fotonya bisa kamu cetak dengan pilihan frame yang bermacam-macam.
Harganya juga cukup terjangkau mulai dari Rp75.000 minimal dua orang hingga Rp150.000untuk foto grup. Buka setiap hari mulai pukul 10.00-21.00 WIB, letaknya ada di Jalan Gatotkaca No.1G, Santren, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
Foto studio kali ini menyediakan banyak jenis tema studio. Ingin serba putih, hitam, peach, navy, industrial, background polosan atau menjajal foto di magic box? Semuanya ada. Hasil fotonya pun bisa kamu ambil semua, tanpa maksimal jepret namun berbatas waktu 30 menit saja.
Tempatnya yang luas sangat cocok untuk jadi lokasi foto bersama teman tongkrongan, keluarga, atau reuni sambil foto bareng, juga boleh.
Cukup datangi Koneksi Studio di Jalan S. Hartono No.88, Tambakan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Beroperasi setiap hari sedari pukul 09.00-21.00 WIB. Kamu cukup merogoh saku mulai dari Rp50.000 hingga Rp150.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.