KPK Usut Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp3,3 Miliar
KPK menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan dana kebencanaan BNPB. Penyidik menyita uang Rp3,3 miliar dan aset lainnya.
Siklus menstruasi
Harianjogja.com, JAKARTA—Endometriosis merupakan penyakit pada sistem reproduksi wanita yang masih dijumpai sampai saat ini. Para peneliti tengah melakukan upaya untuk membuat potensi pengobatan baru untuk endometriosis.
Dilansir dari The Guardian, nantinya wanita akan diberi pengobatan baru oleh para dokter yang potensial untuk endometriosis. Uji klinis tersebut diharapkan akan membuka jalan bagi kelas obat baru pertama dalam 40 tahun kedepan.
Nantinya uji coba akan dilakukan di Edinburgh dan London dengan melibatkan 100 wanita. Melalui uji coba tersebut akan dinilai apakah obat baru (dichloroacetate) tersebut dapat membantu menghilangkan rasa sakit atau tidak.
Jika uji coba tersebut berhasil, ini akan menjadi perawatan non-hormonal, non-bedah pertama untuk endometriosis yang akan mempengaruhi sekiranya satu dari sepuluh wanita usia reproduksi.
Baca juga: GOTO Kembali PHK Massal, 600 Karyawan Dirumahkan
Lucy Whitaker, dosen klinis di bidang kebidanan dan ginekologi di University of Edinburgh mengungkapkan bahwa sejauh ini penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil yang menjanjikan bahwa dikloroasetat dapat membuat perbedaan besar. Dia berharap uji cobanya akan terkonfirmasi dan memberi harapan kepada wanita bahwa pengobatan baru akan segera hadir.
Di Inggris, endometriosis ini telah mempengaruhi 1,5 juta wanita. Selama wanita mengalami menstruasi, sel-sel ini berdarah, menyebabkan peradangan, nyeri, dan pembentukan jaringan parut. Wanita di Inggris tersebut kurang menyadari akan kondisi yang dialami dan biasanya menunggu delapan tahun untuk diagnosis setelah pertama kali mengalami gejala.
Pilihan pengobatan saat ini adalah pereda nyeri konvensional, kontrasepsi hormonal, dan pembedahan. Namun, perawatan berbasis hormon (biasanya pil atau implan kontrasepsi) memiliki efek samping dan tidak cocok dikonsumsi untuk semua orang, termasuk bagi mereka yang ingin hamil.
Janet Lindsay, kepala eksekutif Wellbeing of Women, sebuah badan amal kesehatan wanita yang mendanai uji coba dengan pemerintah Skotlandia mengatakan bahwa terlalu banyak perempuan dan anak perempuan menderita gejala yang melemahkan, seperti nyeri panggul kronis, dan kelelahan. Bahkan, masalah kesuburan, perawatan hormonal, dan bedah saat ini tidak cocok untuk semua orang.
Uji coba terbaru yang dilakukan oleh para peneliti berdasarkan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa sel-sel dari dinding panggul wanita dengan endometriosis menghasilkan jumlah laktat yang lebih tinggi, produk limbah yang berpotensi berbahaya (biasanya diproduksi oleh otot dan sel darah merah) saat tubuh kekurangan oksigen selama berolahraga.
Eksperimen berbasis laboratorium pada endometriosis ini menunjukkan bahwa laktat menciptakan lingkungan yang dapat memicu perkembangan dan pertumbuhan jaringan endometrium.
Dalam uji coba terbaru yang akan dimulai musim gugur ini, nantinya sebagian dari wanita akan menerima dikloroasetat dan sebagian lagi akan diberikan plasebo. Mereka akan diberikan obat yang perlu diminum selama 12 minggu.
Tak hanya itu, para peserta (wanita) akan melakukan serangkaian kuesioner dan memberikan sampel darah selama dua setengah tahun. Dari hasil kuesioner tersebut akan menjadi penentu apakah pengobatan tersebut efektif untuk menghilangkan rasa sakit dan gejala lainnya atau tidak.
Dr Ranee Thakar, presiden Royal College of Obstetricians and Gynaecologists mengatakan bahwa dia menantikan hasil uji coba dan potensinya ini untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari wanita dan orang yang hidup dengan endometriosis.
Di sisi lain, melansir dari Los Angeles Times, Bindi Irwin membagikan pesan pribadi yang berisi tentang kebahagiaannya setelah operasi endometriosis yang dilakukan. Selama 10 tahun Bindi berjuang dengan rasa sakit yang tidak dapat diatasinya. Dia mengungkapkan juga bahwa dirinya ingin wanita lain dalam situasi yang sama memiliki harapan akan endometriosis ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
KPK menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan dana kebencanaan BNPB. Penyidik menyita uang Rp3,3 miliar dan aset lainnya.
DeepSeek mengalami gangguan selama lima jam. Pelanggan berbayar mendapat kredit pengembalian dana, sementara kebutuhan komputasi jadi sorotan.
Kopi jumbo 1,5 liter viral di Korea Selatan. Selain tampil unik di media sosial, minuman ini dinilai lebih hemat di tengah inflasi.
Jogja Bay menghadirkan Bay Culture Show bertema Ramayana di Kolam Ombak. Simak jadwal pertunjukan Oktober 2026 dan harga tiket mulai Rp90.000.
OJK DIY mencatat lebih dari 12.000 laporan penipuan digital hingga September 2026 dengan potensi kerugian melampaui Rp100 miliar.
Guru Besar UKI Angel Damayanti mengingatkan potensi penyalahgunaan gim online untuk propaganda ekstremisme dan mendorong penguatan literasi digital.