OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
In the Name of God: A Holy Betrayal./Netflix
Harianjogja.com, JOGJA—Mengungkap sekte terbesar di Korea Selatan, serial dokumenter bertajuk In the Name of God: A Holy Betrayal, akan hadir dalam empat episode di Netflix mulai 3 Maret.
Serial ini menampilkan kisah nyata empat orang dari empat sekte kepercayaan berbeda di Korea Selatan. Mereka mengklaim dirinya sebagai Tuhan.
Empat orang tersebut ialah Jung Myungseok, Lee Jae-rok, Kim Ki-son, dan Park Soon-ja. Salah satu sekte tersebut ialah aliran Providence yang didirikan oleh Jung Myungseok.
Ada pula kisah mencekam dari Park Soon-ja, seorang perempuan berusia 48 tahun yang tiba-tiba menghilang saat polisi menyelidiki tuduhan penipuan hingga $8,7 juta dari lebih dari 220 orang, sebagian di antara yang terlibat bergabung dalam sekte yang dipimpin Park.
Hingga pada 29 Agustus 1987 polisi menemukan 32 orang tewas, termasuk Park Soon-ja dan ketiga anaknya di pabrik milik Park. Tangan dan kaki mereka terikat.
BACA JUGA: 5 Daftar Film Netflix Terbaru Februari 2023, Cocok untuk Valentine
Setiap episode In the Name of God tak hanya menampilkan sisi gelap, tetapi juga membahas sejarah, pendiri, kesaksian anggota, dan berbagai kontroversi yang terjadi kala itu.
Providence sempat meminta Netflix untuk tidak menayangkan dokumenter tersebut.
Jika tidak ada perubahan, serial yang disutradarai Jo Seong-hyeon akan tayang di Netflix pada 3 Maret 2023 mendatang. Sebelumnya ia menggarap serial drama romantis adaptasi dari webtoon berjudul At Distance Spring is Green, yang dibintangi Park Ji Hoon, Kwon Min Ah, dan Bae In Hyuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.
Hasto Kristiyanto menegaskan Hari ASI Sedunia menjadi gerakan membangun peradaban. PDIP juga menyoroti pentingnya ASI untuk mencegah stunting.
Anggota DPRD Bantul Herry Fahamsyah mendukung pembahasan RUU LGBTQ agar ada kepastian hukum dan dasar pengaturan yang jelas.
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada surpres pergantian Kapolri. DPR juga membantah kabar tersebut dan meminta publik tak terpengaruh isu.
Pemkab Sleman membentuk KOPI TB untuk memperkuat kolaborasi menuju eliminasi Tuberkulosis pada 2030 setelah sukses eliminasi malaria.