PLN Siapkan PPA 30 Tahun untuk Serap Listrik Proyek PSEL
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Susu merupakan sumber penting kalsium, protein, dan vitamin D, tetapi juga mengandung lemak dan karbohidrat yang berfungsi meningkatkan gula darah.
Lantas, apakah aman bagi penderita diabetes untuk minum susu? Inilah yang dikatakan ahli diabetes.
Penderita diabetes biasanya direkomendasikan makanan rendah GI untuk membantu mengelola kondisi mereka.
Berbagai makanan biji-bijian, sayuran berdaun hijau, protein tanpa lemak, kacang-kacangan dan biji-bijian semuanya dianggap sebagai bagian dari diet ramah diabetes. Namun, satu kelompok makanan yang membuat penderita diabetes bingung adalah susu.
Susu dikatakan memiliki lemak yang dapat meningkatkan kadar gula darah, tetapi pada saat yang sama susu juga memiliki nutrisi penting seperti protein, kalsium, dan Vitamin D, yang dapat membantu mengatasi penyakit.
Baca juga: Mengenal Sindrom Warner, Penyakit Langka Bikin Orang Tampak Tua
Studi kesehatan tertentu merekomendasikan konsumsi susu tanpa lemak bagi penderita diabetes untuk mendapatkan manfaat maksimal dari 'makanan lengkap'.
Selain itu, setiap individu berbeda, jadi seseorang harus memantau kadar gula darahnya setelah mengonsumsi susu dan melihat apakah itu cocok untuknya.
“Tidak ada bukti bahwa susu dapat menyebabkan diabetes atau memperparah diabetes dan bahkan mungkin bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2. Susu juga merupakan sumber kalsium yang sangat baik terutama untuk ibu hamil dan anak-anak yang sedang tumbuh. Oleh karena itu, susu harus dilanjutkan dan dipromosikan untuk digunakan bagi masyarakat," kata Dr V. Mohan Ketua dan Kepala Ahli Diabetes Pusat Spesialisasi Diabetes India, dilansir dari Hindustantimes.
Berapa banyak susu yang ideal untuk penderita diabetes?
Meski demikian, Dr Mohan memperingatkan bahwa segelas susu sangat ideal dan penderita diabetes diimbau tidak terlalu banyak minum susu.
Dr Mohan mengutip studi yang dilakukan oleh mereka sebagai bagian dari studi Epidemiologi Pedesaan Perkotaan Chennai (CURE) di mana mereka yang mengonsumsi susu dan produk susu lainnya memiliki prevalensi diabetes yang lebih rendah dan ini adalah bukti pertama bahwa buku harian pada umumnya dan susu pada khususnya mungkin melindungi terhadap diabetes tipe 2.
Dia juga mengatakan ada bukti yang sangat kuat bahwa susu benar-benar bermanfaat bagi penderita diabetes dan karena itu mitos bahwa minum susu adalah penyebab diabetes atau alasan mengapa diabetes tidak terkontrol dengan baik.
“Ada beberapa studi awal dari Skandinavia yang menyatakan bahwa susu sapi jika diberikan terlalu dini kepada bayi, mungkin terkait dengan Diabetes tipe 1 yang timbul pada masa kanak-kanak. Namun hal ini kemudian dibantah," kata ahli tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.
Nilai tukar rupiah diproyeksikan menguat terhadap dolar AS pada Senin (3/8/2026) di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed.
AHY memastikan pemerintah segera menginvestigasi kebakaran KM Mutiara Sentosa. KNKT akan mengusut penyebab insiden, sementara evakuasi terus berlangsung.
Liverpool kalah 2-4 dari Leeds United pada laga pramusim, sementara Chelsea resmi merekrut gelandang Argentina Valentin Barco.
AZ Alkmaar menjuarai Johan Cruyff Shield 2026 setelah mengalahkan PSV Eindhoven 4-0. PSV bermain dengan 10 pemain sejak menit kesembilan.
KKB menyerang pekerja proyek jalan PT SHJ di Tolikara, Papua Pegunungan. Lima orang dilaporkan meninggal dunia dan proses evakuasi berlangsung.