OJK Ungkap Perbankan Pangkas Target Laba di 2024, Ternyata Ini Penyebabnya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sejumlah bank melakukan revisi dengan memangkas target laba pada 2024 ini.
Pekerja menyortir kedelai yang baru tiba di gudang penyimpanan di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (19/2/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA– Penyakit jantung bisa membunuh lebih banyak orang di dunia setiap tahun daripada gabungan semua jenis kanker.
Bahkan, penyakit ini lebih banyak menyerang dibanding semua jenis penyakit pernapasan bawah kronis seperti penyakit paru obstruktif kronik, bronkitis kronis, emfisema, dan asma.
The Monday Campaign mencatat pemicu utama dari penyakit ini adalah gaya hidup, rokok, manajemen stress yang buruk, dan pola makan yang tidak sehat.
Kondisi ini terjadi akibat adanya penyempitan atau penyumbatan di dinding nadi koroner karena adanya endapan lemak dan kolesterol sehingga mengakibatkan suplai darah ke jantung menjadi terganggu
Lantas, apa saja makanan yang bisa membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.
Ahli diet The Plant-Powered Dietitian, Sharon Palmer mengatakan ada banyak makanan yang dikaitkan dengan kesehatan jantung yang baik, tetapi secara khusus, ada dua makanan terbaik untuk jantung, yaitu kedelai dan kacang-kacangan.
“Makanan kacang-kacangan dan kedelai itu kaya akan serat, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah, kadar glukosa, dan peradangan kronis,” kata Palmer.
Menurutnya, makanan kaya serat tersebut dapat meningkatkan mikrobioma usus, yang berdampak pada kesehatan jantung.
Kacang-kacangan pun dianggap memiliki serat dan fitokimia, tetapi juga mengandung lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung, yang terbukti menurunkan kadar kolesterol.
Ahli diet di The Ohio State University Wexner Medical Center Samantha Cochrane juga turut menjelaskan bahwa kesamaan dari semua makanan ini adalah makanan nabati.
“Makanan nabati, secara umum, akan menawarkan nutrisi yang Anda inginkan lebih banyak untuk memberi manfaat bagi kesehatan jantung Anda. Nutrisi ini termasuk lemak tak jenuh, serat, dan berbagai fitokimia,” katanya.
Dia menyarankan agar seseorang mengonsumsi berbagai makanan nabati sebagai cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung kesehatan jantung.
Sedangkan itu, makanan yang dengan lemak jenuh bisa meningkatkan peradangan dalam tubuh.
"Ketika kita melihat penelitian yang berkaitan dengan lemak jenuh dalam makanan dan kesehatan jantung, kita melihat bahwa diet tinggi jenis lemak tertentu dapat dikaitkan dengan kolesterol tinggi, berpotensi meningkatkan risiko jantung," turut Cochrane
Lemak jenuh ditemukan dalam produk hewani, serta minyak tropis. Sehingga, dia menyarankan untuk memilih daging tanpa lemak dan susu rendah lemak serta membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi.
Untuk mendapatkan banyak lemak sehat, dia merekomendasikan penggunaan minyak goreng tak jenuh seperti minyak zaitun extra virgin serta lemak nabati seperti selai kacang, zaitun, dan alpukat.
Konsumsi natrium adalah hal lain yang dia sarankan untuk diperhatikan orang.
"Dengan natrium, kami melihat jumlah yang lebih tinggi dalam diet berhubungan dengan tekanan darah tinggi, juga meningkatkan risiko jantung," katanya.
Menurut Cochrane, ada sejumlah makanan yang memiliki natrium tinggi terburuk. Yakni makanan restoran, makanan yang stabil di rak, dan makanan siap saji.
“Untuk menurunkan natrium, kita bisa memasak lebih banyak di rumah, memilih opsi rendah natrium di toko bahan makanan, dan menambah porsi makanan rendah natrium yang kita makan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sejumlah bank melakukan revisi dengan memangkas target laba pada 2024 ini.
Volkswagen menunda peluncuran Golf EV hingga akhir dekade sambil fokus mengembangkan lini mobil listrik seri ID.
Maverick Viñales kembali tampil di MotoGP Catalunya 2026 setelah absen tiga seri akibat operasi bahu.
Tips traveling aman saat gelombang panas agar terhindar dari dehidrasi, heatstroke, dan kelelahan selama liburan.
Oscar Piastri diingatkan agar tidak terburu-buru meninggalkan McLaren meski masuk radar Red Bull Racing.
Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu performa seksual, mulai dari sulit ereksi hingga menurunnya sensitivitas tubuh.