Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Facial wajah banyak dilakukan kaum wanita untuk merawat wajahnya agar tetap bersih. Jenis perawatan ini sebaiknya dilakukan secara rutin untuk mengangkat kotoran yang menyumbat di pori-pori wajah, melembutkan kulit dan mengembalikan keseimbangan minyak di kulit.
Namun sebaiknya berapa minggu sekali seorang wanita harus melakukan facial wajah?
Mengutip dari Hellosehat, facial wajah idealnya dilakukan setiap 4 minggu sekali karena proses regenerasi sel kulit terjadi dalam waktu kurang lebih 28 hari.
Dosen Fakutas Kedokteran (FK) UM Surabaya Neny Triastuti sekaligus dokter kecantikan dalam website www.um-surabaya.ac.id menyebut orang berusia di bawah 18 tahun tidak perlu melakukan facial. Kulit mereka hanya membutuhkan perawatan yang baik untuk menghasilkan kulit wajah yang sehat.
Baca juga: Malas Jemur Handuk Setelah Mandi, 4 Bahaya Ini Siap Mengancam
Sedangkan mereka yang berusia di atas 18 tahun, tetapi masih di bawah usia 30 tahun maka bisa mendapatkan facial sebanyak dua bulan sekali.
Lantas, bagaimana dengan mereka yang berusia lebih dari 30 tahun? Treatment tersebut dapat dilakukan satu bulan sekali.
Menurut Neny, terlalu sering facial misalnya sebanyak 2-3 minggu sekali atau bahkan satu minggu sekali, bisa menimbulkan efek samping.
Berikut ini dampak terlalu sering facial:
1. Pori-pori membesar seperti berlubang
2. Kulit kemerahan.
3. Kulit kering
4. Timbul jaringan parut
5. Banyak jerawat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.