Messi vs Mbappe: Berduel Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia
Messi samai rekor Klose di Piala Dunia, Mbappe mengancam. Siapa jadi top skor sepanjang masa?
Katy Perry tampak kesulitan membuka matanya saat konser di Las Vegas. / News24.com
Harianjogja.com, JOGJA—Katy Perry menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan matanya tertutup sendiri dengan aneh di atas panggung tersebar di media sosial.
Dalam video tersebut, Katy Perry terlihat berhenti sejenak selama beberapa detik ketika dia mencoba untuk mengontrol kesalahan wajahnya, karena mata kanannya berulang kali menutup sementara yang lain tetap terbuka.
Video tersebut langsung viral hingga sang penyanyi diklaim mengidap penyakit, mulai dari Ramsay Hunt Syndrome yang juga menyerang Justin Bieber, bels palsy, hingga wonk eye.
Katy Perry pun memberi klarifikasi bahwa dirinya baik-baik saja. Ia menegaskan matanya juga sehat.
Melalui akun Instagramnya, ia mengklaim bahwa saat itu ia sedang menunjukkan 'broken doll eye trick' untuk pertunjukkannya. Trik tersebut dipakainya untuk mempromosikan konsernya bertajuk PLAY.
Ia pun tak sabar ingin menunjukkan trik tersebut di Las Vegas pada tahun depan.
"Menyambut semua #flatearthers #spaceisfakers #birdsarentrealers #skyisntblues saya untuk datang melihat secara langsung pesta mata boneka saya yang rusak di Vegas tahun depan!" tulisnya pada Jumat (28/10/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
RSUP Dr Sardjito menghentikan stase dokter PPDS EPR usai komentar viral soal pasien BPJS. Rumah sakit menegaskan pasien tersebut bukan pasien Sardjito.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,29% pada kuartal II 2026 belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. BPS mencatat pekerja mandiri meningkat, sementara p
DPRD DIY meminta Raperda Pengelolaan Permuseuman melindungi museum rakyat agar tidak terbebani standar museum pemerintah.
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Dokter mengingatkan gaya hidup sedentari pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan hipertensi. Simak aktivitas fisik yang dianjurkan.