BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang di Sumut Minggu 17 Mei
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Di musim hujan seperti sekarang ini, anak-anak rentan sakit. Orang tua pasti memiliki kekhawatiran agar anaknya tidak tertular flu di sekolah.
Flu atau influenza merupakan penyakit pernafasan menular karena infeksi virus yang dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini sering muncul di musim pancaroba (pergantian musim) dan juga di musim hujan.
Karena disebabkan virus, penyakit ini bisa dengan mudah menular ke siapa saja bahkan di tempat umum, seperti sekolah, supermarket, pusat perbelanjaan, dan lain-lain.
Orang yang terkena flu tidak langsung menunjukkan gejala tapi gejala akan timbul 2 sampai 3 hari, seperti demam, pilek, batuk, hidung tersumbat, sakit kepala, bersin-bersin, sakit tenggorokan, badan menggigil, dan sebagainya.
Berikut upaya mencegah anak sakit flu di musim hujan dikutip dari Solopos.com pada Selasa (25/10/2022):
1. Beri Pemahaman pada Anak Tentang Penularan Penyakit
Beri pemahaman tentang penularan penyakit pada anak, terlebih jika memasuki musim penghujan dimana penyakit mudah menular siapa saja. Berikan contoh tentang mudahnya penyakit menular ke anak, seperti saat orang bersin, batuk, berbicara terlalu dekat, atau dengan menggunakan barang bersama-sama. Orang tua juga perlu memberitahu bagaimana cara mencegahnya secara sederaha agar mudah dipahami oleh anak.
2. Rajin Mencuci Tangan
Tips kedua mencegah anak tertular flu di sekolah adalah membiasakan anak untuk rajin mencuci tangan agar tetap menjaga kebersihan dan terhindar dari penyakit menular. Karena selain penularan flu bisa melalui udara, flu juga bisa menulai melalui tangan yang menyentuh benda yang terpapar virus tersebut.
Ajarilah anak waktu dimana dia harus mencuci tangan, seperti sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, dan sebaginya. Mencuci tangan tidak hanya dengan air mengalir saja, tetapi harus menggunakan sabun dan juga dengan cara yang tepat.
3. Konsumsi Air Putih yang Cukup
Penuhi kebutuhan cairan pada tubuh anak seperti mengonsumsi air putih yang cukup. Orang tua bisa membawakan air putih di tas sekolah anak, selain agar tidak jajan sembarangan tentu membawa air putih sendiri juga menghemat uang jajan. Jika anak terserang flu dan batuk, cukupilah kebutuhan cairan tubuh dengan air putih karena akn membantu proses penyembuhan.
Selain memberikan obat ketika anak terserang flu dan batuk, memberukan air putih juga bisa membantu proses penyembuhan karena akan melawan penyakit dan menjaga jalan napas anak tetap lembab.
4. Batasi Penggunaan Barang Bersama
Tips berikutnya mencegah anak tertular flu di sekolah adalah membatasi anak ketika menggunakan barang bersama dengan teman-teman di sekolah. Anak-anak selalu menggunakan mainan bersama, bakan mereka juga berbagi makanan dan minuman. Berbagi memang kegiatan yang menyenangkan, tapi ajarkan pada anak untuk membatasi hal ini jika melihat temannya ada yang sakit flu untuk menghindari penularan penyakit.
5. Istirahat yang Cukup
Tips yang kelima adalah dengan memberikan istirahat yang cukup bagi anak, karena hal ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan meminimalisir resiko penularan flu. Jangan membiarkan anak tidur terlalu malam, karena selain membuat anak mengantuk, hal ini juga karena mereka membutuhkan waktu tidur sekitat 10 sampai 13 jam sehari.
6. Lengkapi Vaksin Rutin
Tips yang terakhir adalah dengan melengkapi vaksin rutin pada anak, karena di usia mereka mudan terserang penyakit karena kekebalan tubuh yang belum sepenuhnha terbentuk. Vaksinasi berperan untuk mencegah penularan dan menurunkan resiko terjadinya sakit berat baik untuk orang dewasa dan juga anak-anak. Terdapat pula vaksinasi yang disarankan seperti berikut ini:
- Usia 4 tahun : vaksin influenza setiap 1 tahun sekali.
- Usia 6-7 tahun : vaksin DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis) 1 kali, influenza setiap 1 tahun sekali, MR/ MMR 1 kali, dan Tifoid setiap 3 tahun sekali.
- Usia 9-12 tahu : vaksin HPV primer 2 kali, TD (Tetanus Difteri)/ TDAP (Tetanus, Difteri, Pertusis) 1 kali, influenza setiap 1 tahun sekali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.