Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Siap Hadapi Ancaman Ganda Thailand
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mewaspadai ganda Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul di perempat final Denmark Open 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Subvarian Covid-19 Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia. Ketahui gejala varian baru Covid-19 ini untuk meningkatkan kewaspadaan.
Varian ini menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang tajam di Singapura, diiringi dengan peningkatan tren perawatan di rumah sakit. Sejak pertama kali ditemukan, sebanyak 24 negara melaporkan temuan Omicron varian XBB termasuk Indonesia.
"Peningkatan kasus gelombang XBB di Singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2,” ujar Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan, M. Syahril dikutip dari Solopos.com, Minggu (23/10/2022).
Kasus pertama Covid-19 varian XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal. Awalnya pasien mengalami sejumlah gejala. Kasus pertama ini terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang baru saja kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.
“Ada gejala seperti batuk, pilek dan demam. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober” jelas dr. Syahril.
Menyusul temuan ini, Kemenkes bergegas melakukan upaya antisipatif dengan melakukan testing dan tracing terhadap 10 kontak erat. Hasilnya, seluruh kontak erat dinyatakan negatif Covid-19 varian XBB.
Jubir Syahril mengatakan meski varian baru XBB cepat menular, namun fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Kendati demikian negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi Covid-19. Sebab berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi.
Syahril meminta masyarakat mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan pakai masker, dan melakukan testing apabila mengalami tanda dan gejala Covid-19 varian XBB. Selain itu juga menyegerakan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan proteksi.
Varian Covid-19 XBB dinilai sanggup melawan perlindungan antibodi di dalam tubuh manusia. Kemampuannya diyakini melebihi Omicron BA.5 yang menyebabkan lonjakan kasus coronavirus di Indonesia pada pertengahan tahun 2022 lalu.
Sebuah penelitian yang dilakukan di China, menyebutkan bahwa kemampuan XBB melawan antibodi mendekati SARS-CoV-1, yaitu jenis virus corona yang menimbulkan infeksi serius pada sistem pernapasan alias SARS.
Peneliti menemukan orang yang pernah terinfeksi virus Corona sebelumnya dan telah divaksinasi, rupanya tetap bisa terinfeksi Covid-19 XBB.
Meski begitu, menurut Amesh A. Adalja dari Johns Hopkins Center for Health Security, vaksinasi Covid-19 tetap penting dilakukan guna meringankan gejala infeksi.
Gejala
Menurut dokter Theresia Rina Yunita dari klikdokter.com yang dikutip dari Solopos.com, gejala varian XBB serupa dengan varian virus corona sebelumnya.
“Meski cara penyebarannya 2-3 kali lebih cepat dari varian sebelumnya, tetapi gejala yang ditimbulkan XBB umumnya tidak parah,” jelas dr. Theresia.
Gejala Covid-19 umumnya, antara lain:
– Demam atau kedinginan
– Sesak napas
– Batuk
– Kelelahan
– Nyeri otot
– Sakit kepala
– Kehilangan indra perasa
– Sakit tenggorokan
– Hidung tersumbat
– Diare
– Mual atau muntah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mewaspadai ganda Thailand Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul di perempat final Denmark Open 2026.
Ranking koefisien Liga Indonesia disebut turun ke posisi 18 Asia setelah Kamboja meraih hasil positif di ACL Two. Persib sebelumnya menang 1-0 atas The Cong-Vie
Pelajari cara mengatur sorot lampu mobil, mulai dari menyiapkan dinding datar hingga memeriksa pola cahaya agar berkendara malam lebih aman.
Kabut asap dari karhutla memperburuk udara Singapura. PSI wilayah tengah mencapai 227, sementara pemerintah mempercepat distribusi masker N95.
Ketahui 10 dampak anak terlalu lama bermain HP, mulai dari gangguan tidur dan mata lelah hingga risiko konten tidak sesuai usia, serta cara membatasinya.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menang 21-17, 21-16 atas ganda Thailand dan melaju ke semifinal Denmark Open 2026.