Advertisement

Hati-Hati, Ini Ciri Bau Mulut Akibat Diabetes

Mia Chitra Dinisari
Senin, 26 September 2022 - 01:37 WIB
Sirojul Khafid
Hati-Hati, Ini Ciri Bau Mulut Akibat Diabetes Ilustrasi bau mulut - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Orang yang didiagnosis dengan diabetes bisa menunjukkan gejala seperti bau badan yang khas. Salah satu tanda gula darah tinggi adalah bau badan yang aneh, terutama pada napas Anda.

Diabetes ketoasidosis adalah salah satu efek samping diabetes yang mematikan. Komplikasi diabetes ini berkembang ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk memungkinkan gula darah masuk ke sel Anda untuk digunakan sebagai energi. Kemudian hati memecah lemak untuk bahan bakar, yang menghasilkan asam yang disebut keton.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Ketika terlalu banyak keton diproduksi terlalu cepat, mereka dapat menumpuk ke tingkat yang berbahaya dalam darah dan urin Anda. Reaksi ini terjadi di dalam hati, yang menyebabkan darah menjadi asam.

Kondisi ini dapat menghasilkan tiga jenis utama bau napas. Ini adalah tanda toksisitas. Keton meninggalkan tubuh melalui napas dan keringat kita, yang menyebabkan bau ini.

BACA JUGA: Perlu Diperhatikan, Ini Bahayanya Keseringan Minum Air Panas

Bau-bauan ini terkait dengan keton yang berlebihan dalam tubuh mungkin termasuk:

- Bau buah pada napas

- Nafas yang berbau seperti kotoran. Ini bisa disebabkan oleh muntah yang berkepanjangan atau obstruksi usus

- Napas dengan bau seperti amonia, yang biasanya terjadi pada orang yang mengalami gagal ginjal kronis

BACA JUGA: Tanda-Tanda Sinusitis: Hidung Tersumbat Sampai Bau Mulut

Selain bau napas, tanda-tanda lain dari kondisi ini meliputi:

- Napas lebih dalam

- Kelelahan

- Buang air kecil berlebihan

- Penurunan berat badan

- Mual

- Muntah

- Sakit perut

Penderita diabetes disarankan untuk sering memeriksa gula darahnya untuk mengetahui kadarnya dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah kondisi Anda memburuk. Penting untuk tetap berpegang pada obat yang diresepkan oleh dokter Anda dan jika Anda merasa sakit, konsultasikan lagi dengan dokter Anda untuk menyesuaikan insulin Anda.

Pertahankan gaya hidup sehat, aktif dan seimbang untuk menjaga kadar gula darah Anda dalam kisaran target yang sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement