Sering Menahan BAB di Pagi Hari Ini Dampaknya
Sulit BAB pagi hari bisa diatasi dengan kebiasaan sederhana seperti bangun lebih awal, napas dalam, dan minum air hangat.
Sayuran hijau sumber serat. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Gaya hidup modern yang memuja protein sebagai simbol hidup sehat perlahan bergeser. Ilmu nutrisi terbaru justru menempatkan serat sebagai fondasi utama kesehatan jangka panjang. Dokter spesialis longevity lulusan Cornell, Dr. Vassily Eliopoulos, menilai diet tinggi serat kini menjadi strategi penting untuk memperpanjang usia dan menjaga kualitas hidup.
Dari pengunjung pusat kebugaran hingga profesional yang sibuk, menu tinggi protein selama ini dipuja sebagai bahan bakar utama tubuh. Namun, riset nutrisi terus berkembang, dan serat kini muncul sebagai “pahlawan baru” dalam dunia kesehatan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dr. Vassily Eliopoulos, dokter spesialis longevity (panjang umur) lulusan Cornell, menjelaskan mengapa diet tinggi serat semakin diminati dan memberi manfaat besar bagi tubuh dalam berbagai aspek.
Menurut Dr. Vass, serat merupakan makronutrisi yang paling kurang dihargai dalam konteks kesehatan jangka panjang.
"Semua orang mengejar protein, padahal makronutrisi besar berikutnya untuk umur panjang adalah serat. Dan serat mungkin adalah nutrisi yang paling tidak diapresiasi yang Anda lewatkan setiap hari," ungkap Dr. Vass, Jumat (16/1/2026).
Ia menekankan bahwa rahasia utama pentingnya serat terletak pada hubungan erat antara kesehatan usus dan kesejahteraan tubuh secara menyeluruh.
Mikroba di dalam usus memakan bagian makanan yang tidak dapat dicerna tubuh. Serat kemudian diolah oleh mikroba tersebut menjadi asam lemak rantai pendek (short-chain fatty acids). Senyawa ini berfungsi sebagai molekul anti-inflamasi alami.
Karena peradangan kronis sangat berkaitan dengan penuaan dini dan berbagai penyakit, peran serat menjadi krusial dalam menjaga tubuh tetap sehat dalam jangka panjang.
Meski demikian, Dr. Vass mencatat bahwa rata-rata asupan serat masyarakat saat ini masih sangat rendah.
"Kebanyakan orang nyaris tidak mencapai setengah dari apa yang sebenarnya mereka butuhkan," katanya.
Untuk itu, ia memberikan sejumlah rekomendasi praktis:
Dalam beberapa minggu, orang yang meningkatkan asupan serat biasanya akan merasakan perubahan nyata, antara lain energi yang lebih stabil, pencernaan yang membaik, serta fokus mental yang lebih tajam.
"Ini bukan sekadar tren, ini adalah fondasi. Protein membangun otot, tetapi serat membangun umur panjang," simpul Dr. Vass.
Ketika serat mulai dipahami sebagai kunci umur panjang, pola makan tidak lagi sekadar soal kenyang atau berotot, melainkan investasi kesehatan jangka panjang yang menempatkan kesehatan usus sebagai pusat kesejahteraan tubuh.
Catatan: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter mengenai kondisi kesehatan Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Hindustan Times
Sulit BAB pagi hari bisa diatasi dengan kebiasaan sederhana seperti bangun lebih awal, napas dalam, dan minum air hangat.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.