Advertisement
Sinopsis Ranah 3 Warna, Film Adaptasi Buku Tayang 30 Juni
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Ranah 3 Warna, film tentang perjuangan menggapai cita, direncanakan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 30 Juni 2022. Ranah 3 Warna merupakan film kedua dari trilogi buku Negeri 5 Menara karya A. Fuadi.
Kisah menyoroti karakter Alif Fikri (Arbani Yasiz) yang memiliki keinginan besar untuk sekolah di luar negeri. Dia selalu termotivasi dengan sosok BJ Habibie.
Advertisement
Namun keinginan yang besar seringkali datang dengan tantangan yang besar pula. Baik dari sisi proses pendidikan, lingkungan, maupun hubungan sosial. Dalam hal percintaan misalnya, Alif sudah lama menaruh hati kapada Raisa (Amanda Rawles), teman satu kampusnya.
BACA JUGA: Serial Pretty Little Liars: Original Sin Resmi Tayang Juli, Ini Sinopsisnya
Namun di sisi lain, teman sekampung Alif bernama Randai (Teuku Rasya) juga menyukai Raisa. Sebuah dilema untuk memperjuangkan cinta atau mempertahankan persahabatan. Belum lagi proses pendidikan yang harus dia selesaikan. Dia sudah berjanji pada ayahnya, yang kini telah meninggal, untuk menyelesaikan sekolahnya.
Menyelesaikan pendidikan semakin terasa berat saat banyak teman-temannya yang tidak mendukung. Tidak jarang Alif mendapat cibiran atau bahkan diremehkan di sekolahnya. Namun doa dan semangat ‘man shabara zhafira’ atau ‘siapa yang sabar maka dia akan beruntung’ menjadi bekalnya untuk bertahan.
Selain tiga pemain di atas, para aktor dan aktris lain yang bergabung seperti Raim Laode, Sadana Agung, Miqdad Addausy, Risma Wulandari, David Chalik, Tanta Ginting, Maudy Koesnaedi, Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Jordan Haag, dan Hans De K. Ranah 3 Warna berada dalam arahan sutradara Guntur Soeharjanto denagn penulis naskah Alim Sudio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pansus Hak Angket Haji 2024 Minta DPR Diminta Revisi UU Haji
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Orang Ikuti Event Lari Demi Bantu Penyintas Kanker
- Bawaslu Siapkan Antisipasi Kerawanan di Pilkada Bantul 2024
- Belum Ada Pimpinan Definitif, DPRD Sleman Tetap Bahas APBD Perubahan 2024
- Orang Sudah Terinfeksi Masih Bisa Terkena DBD Lagi, Ini Penjelasan Pakar
- Tim Komunikasi Politik NU Ungkap Alasan Dukung Kustini-Sukamto
Advertisement
Advertisement