Advertisement

Pakar Feng Shui Ungkap Karakter Tahun Kuda Api 2026

Newswire
Jum'at, 13 Februari 2026 - 13:57 WIB
Maya Herawati
Pakar Feng Shui Ungkap Karakter Tahun Kuda Api 2026 Foto ilustrasi simbol Tahun Kuda Api 2026. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Tahun Kuda Api 2026 diyakini membawa energi kuat yang memicu optimisme, keberanian, sekaligus ketidakstabilan emosi menjelang perayaan Imlek 17 Februari. Hal ini dijelaskan pakar Feng Shui Yulius Fang yang memetakan kombinasi elemen api besar dan api kecil sebagai penentu karakter utama tahun tersebut, Jumat (13/2/2026).

Dalam kalender Tionghoa, peralihan shio dari Tahun Ular ke Tahun Kuda Api menghadirkan pertemuan elemen api kecil (Yin) dan api besar (Yang) yang membuat energi api menjadi sangat dominan. Api kecil diibaratkan cahaya lilin, sementara api besar menyerupai matahari, sehingga karakter tahun ini dinilai intens dan dinamis.

Menurut Yulius Fang, Api Besar bersifat menghangatkan, bersahabat, emosinya lebih terkontrol, egosentris (self centre), dan menyukai rutinitas. Sebaliknya, Api Kecil cenderung tidak stabil, meledak-ledak, sensitif, mengikuti suasana hati, namun tanpa pamrih dan murah hati.

Yulius mengartikan kombinasi elemen ini akan memunculkan ketidakstabilan emosi di tahun ini membuat tren masyarakat cenderung bersemangat, optimis, penuh keberanian. "Akan banyak euphoria, kegembiraan, sesuatu yang cerah, terang, megah tapi diiringi emosi tidak stabil, temperamental, dan rasa tidak sabaran."

Ia juga menilai Tahun Kuda Api 2026 akan diwarnai pribadi-pribadi berpikiran terbuka, lebih positif, ramah, dan santun. Namun di sisi lain, energi api yang kuat dapat memunculkan sifat terlalu percaya diri, gemar pamer (flexing), egois, hingga spekulatif.

Lebih jauh, dominasi elemen api dinilai dapat memicu fenomena sosial seperti sikap saling menuntut, demonstrasi penyampaian pendapat, konflik, bahkan potensi perang.

“Jadi kuda api ini akan menghasilkan vibrasi yang sangat kuat dengan adanya orang yang passionate, energik, tapi pada saat bersamaan juga mereka dipenuhi dengan ketidaksabaran dan ingin hasil cepat,” katanya.

Fenomena fear of missing out (FOMO) juga diprediksi menguat. "Suatu isu itu akan mudah muncul dan hilang, namun secara umum tahun ini dimaknai sebagai momen yang penuh transformasi yang energik."

Perspektif bisnis dan kesehatan

Pergantian tahun dalam astrologi Tionghoa diyakini membawa perubahan energi dan peruntungan sesuai shio kelahiran. Shio sendiri merupakan lambang binatang untuk penentuan waktu—tahun, bulan, hari, hingga jam—yang digunakan sejak dahulu agar mudah diingat oleh masyarakat.

Peruntungan pada Tahun Kuda Api 2026 dinilai fluktuatif. Seseorang yang sebelumnya beruntung bisa saja tahun ini berada pada posisi netral atau menurun, begitu pula sebaliknya.

Dalam konteks bisnis, Yulius menjelaskan Tahun Kuda Api menjadi momentum membuka usaha baru, namun tetap harus waspada terhadap potensi penipuan akibat karakter api yang tidak sabar ingin cepat mendapatkan uang.

Adapun shio yang dinilai memperoleh hoki dan keuangan lebih baik pada 2026 antara lain Kelinci, Kuda, Kambing, Kerbau, dan Anjing.

Yulius menyarankan bila berpotensi keuntungannya bagus, berarti usaha tersebut boleh dimaksimalkan, sambil meningkatkan kemampuan manajemen keuangan pribadi. Ia juga mengingatkan bahwa pendapatan tinggi berpotensi memicu sifat boros.

Dari sisi kesehatan, elemen Api pada Tahun Kuda Api 2026 dapat berdampak ekstrem dan memicu inflamasi pada tubuh. Pikiran yang tidak jernih juga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, sehingga ia menyarankan menjaga gaya hidup sehat demi emosi stabil dan pengambilan keputusan yang optimal.

Yulius mengatakan pada tahun Kuda Api, Shio Ular, Naga, Kuda, Tikus, Ayam, dan Macan sebaiknya lebih menjaga kesehatan dengan melakukan medical check up serta berhati-hati saat beraktivitas maupun berkendara.

Sikapi dengan bijak

Dalam menyikapi ramalan shio dan Feng Shui yang marak setiap Imlek, Yulius mengingatkan pentingnya bersikap bijaksana. Ia menilai setiap ahli bisa memiliki penekanan berbeda, meski secara umum shio yang disorot cenderung sama.

Ia mengatakan peruntungan shio yang kerap dibacakan setiap Imlek sebenarnya hanya sebagai gambaran umum apa yang akan terjadi di tahun ini bagi si pemilik shio. Namun untuk penafsiran yang lebih spesifik, perlu data yang lebih lengkap dan detil, tidak hanya tahun kelahiran tapi juga tanggal hingga jam kelahiran.

“Kami menyarankan untuk riset sendiri mana yang lebih akurat. Amati, review, mana yg lebih akurat. Memang Shio dari tahun lahir bersifat umum, lebih akurat bila lengkap analisis data tempat, tanggal, jam lahir,” katanya.

Menurutnya, prediksi Tahun Kuda Api 2026 hanyalah alat bantu untuk memetakan peluang dan tantangan, bukan penentu mutlak hasil kehidupan. Upaya individu tetap menjadi faktor utama dalam menentukan capaian.

“Karena hasil baik buruk tetap ada di tangan kita sendiri, outcome baik atau buruk tergantung daripada masing-masing personal yang melakukan asesmen terhadap hidup mereka,” tutup Yulius.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kapolri Percepat Penanganan Kasus Smart Air

Kapolri Percepat Penanganan Kasus Smart Air

News
| Jum'at, 13 Februari 2026, 14:57 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement