Mensos Laporkan Bansos dan Sekolah Rakyat ke Prabowo
Mensos Saifullah Yusuf melaporkan perkembangan bansos tepat sasaran, pemutakhiran data, dan Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo.
Happy Asmara/ Instagram @Happyasmara_77
Harianjogja.com, JAKARTA-Pedangdut Happy Asmara akhirnya bisa merilis album perdana bertajuk Bikin Happy. Lagu-lagu ini justru tercipta dari kegalauan sang penyanyi.
Happy Asmara bercerita kegalauan itu berdasar pada kisah cintanya. Terutama di masa SMA saat ia merasakan getirnya menjalani hubungan asmara.
"Putus cinta aku nangis-nangis. Terus [ceritanya] ditulis dan memberanikan diri buat main alat musik," kata Happy Asmara, di acara rilis album Bikin Happy di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat (4/3/2022).
Dari keberanian Happy Asmara membuat lirik dan melodi dari alat musik, tercipta lah beberapa lagu. Dua di antaranya "Tak Ikhlasno" dan "Wes Tatas".
"Kisah itu diabadikan, aku buat produksinya, syuting (video klip) sendiri," terang penyanyi 22 tahun ini.
Baca juga: Lirik Lagu Cidro 3 - Happy Asmara
Selain dua lagu tersebut, ada delapan lainnya yang ada di album Bikin Happy. Beberapa diantaranya ada "Apakah Itu Cinta", "Sakit Gigi", "Sambel Terasi", "Dalan Liyane", "Saji Wektu", "Lemah Teles", "Secinta Cintanya", dan "Ikatan Cinta".
Hebatnya, meski album ini baru rilis awal Maret, penjualannya sudah mencapai 600 keping. Ini menjadi pencapaian bagi debut album Happy Asmara.
"Bangga banget, dulu itu Happy punya cita-cita bikin album. Alhamdulillah sekarang bisa terwujud," terang penyanyi kelahiran 1999 ini.
Steve Lillywhite, CEO JMSI (Jagonya Musik dan Sport Indonesia) sebagai perusahaan rekaman dan distributor album Happy Asmara menuturkan rasa bangganya.
Sebab bagi Steve, Happy Asmara termasuk penyanyi pendatang baru yang sukses meramaikan musik dangdut di Indonesia. Ia juga senang mengenalkan lebih luas penyanyi bertalenta ke pelosok Indonesia.
"Happy adalah generasi baru dari dangdut dan akan menjadi seorang legenda," kata Steve Lillywhite.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Mensos Saifullah Yusuf melaporkan perkembangan bansos tepat sasaran, pemutakhiran data, dan Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.