Jokowi: Penahanan Roy Suryo itu Kewenangan Kejaksaan
Jokowi menegaskan penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa kewenangan kejaksaan. Keduanya tidak ditahan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Tanda gangguan pencernaan bisa dilihat dari feses dan aktivitas usus./istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Warna feses bisa menjadi indikator kesehatan usus dan tanda-tanda saluran pencernaan sedang mengalami gangguan.
Sebagian orang seringkali mengabaikan tanda-tanda gangguan saluran pencernaan seperti kembung, diare dan mulas. Padahal, jika kondisi ini terus berlangsung, maka bisa menandakan bahwa usus Anda sedang tidak baik-baik saja.
Selain kembung, diare dan mulas, ada beberapa tanda yang menunjukkan ada sesuatu yang salah dengan usus Anda. Berikut beberapa tanda-tandanya, melansir Eat This, Kamis (13/1/2021).
Kotoran atau feses dengan warna putih atau abu-abu (yang kadang disebut dengan feses berwarna tanah liat) dapat menunjukkan bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan kantong empedu, saluran empedu atau pankreas.
“Hal ini biasanya terjadi ketika empedu yang dihasilkan hati Anda terhalang untuk mencapai usus. Kemungkinan penyebabnya termasuk batu di kantong empedu atau saluran empedu, tumor di kepala pankreas atau disfungsi hati yang parah,” jelas Jesse P. Houghton Senior Medical Director of Gastroenterology.
Selain menyerupai warna tanah liat, feses berwarna hitam juga dapat menunjukkan bahwa Anda kehilangan darah di saluran pencernaan bagian atas.
“[Kotoran berwarna hitam] Hasil dari darah yang diserap sebagian oleh usus Anda. Kemungkinan penyebabnya termasuk tukak lambung atau duodenum, pembuluh darah yang mengalir, atau refluks asam yang menyebabkan kerusakan pada lapisan kerongkongan,” kata Houghton.
Menurut Houghton, feses yang berminyak atau berlemak dapat mengindikasikan malabsorpsi di usus kecil Anda. Hal ini menyebabkan lemak dalam makanan Anda keluar tanpa dicerna dengan baik. Kemungkinan, penyebabnya termasuk penyakit Crohn, penyakit celiac dan insufisiensi pankreas.
Tanda lain yang menunjukkan bahwa usus Anda sedang tidak baik-baik saja adalah usus bocor. Seorang dokter pengobatan fungsional Tiffany Mullen menggambarkan usus bocor sebagai suatu kondisi dimana lapisan usus menjadi rusak dan tidak dapat berfungsi dengan optimal sebagai penghalang.
Dalam usus yang sehat, sel-sel yang melapisi saluran GI saling berdekatan, dan secara selektif hanya memungkinkan nutrisi dan protein tertentu masuk ke dalam tubuh. Saat usus bocor terjadi, sel-sel ini tidak lagi bergabung dengan erat, sehingga menciptakan celah antara sel. Akibatnya, protein yang lebih besar dapat melewati penghalang usus.
“Karena 70 persen dari sistem kekebalan kita berada di sisi lain dari penghalang usus, paparan protein asing yang lebih besar ini memicu respons imun, yang menyebabkan peradangan, yang selanjutnya merusak penghalang usus,” jelas Tiffany.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Jokowi menegaskan penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa kewenangan kejaksaan. Keduanya tidak ditahan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Trump hubungi Venezuela usai gempa M7,5. Korban 920 tewas, bantuan internasional terus berdatangan.
Dembele cetak hattrick cepat saat Prancis kalahkan Norwegia 4-1 dan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.